Kapuas  

Percepat Cetak Sawah 2026, Pemkab Kapuas dan BPLIP Banjarbaru Perkuat Sinergi Wujudkan Lahan Produktif

Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Upaya mempercepat program cetak sawah tahun 2026 terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas bersama Balai Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas II Banjarbaru menggelar rapat koordinasi evaluasi dan percepatan pelaksanaan konstruksi cetak sawah tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Maya Banjarbaru, Jalan A Yani Kilometer 21, RW 7, Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (17/9/2026).

Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program cetak sawah, khususnya untuk memastikan proses konstruksi berjalan sesuai rencana.

Rapat dipimpin Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Dr. Ir. Hermanto, M.P. Kegiatan mengusung tema “Bersama Mewujudkan Lahan Produktif untuk Ketahanan Pangan Nasional.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas pihak dalam mendorong pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus mendukung upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan Program Cetak Sawah (Cetak Sawah Rakyat) Tahun 2026, H Hargatin, ST, MT, turut menyampaikan harapannya agar pelaksanaan program di Kabupaten Kapuas dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya, dukungan dan kerja sama seluruh tim menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pelaksanaan program cetak sawah di Kabupaten Kapuas.

“Harapannya khususnya untuk Kabupaten Kapuas, pelaksanaan program cetak sawah tahun 2026 dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana,” ujar H Hargatin.

Dalam rapat tersebut, jajaran Tim Kabupaten Kapuas juga turut hadir Belni, ST, MM selaku Koordinator Tim Teknis CSR, untuk mengikuti evaluasi sekaligus memperkuat koordinasi terkait pelaksanaan program di lapangan.

Nopi, SE, MM selaku Koordinator Tim Administrasi CSR, menegaskan komitmen tim untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh tim akan membantu Ketua Pelaksana Kabupaten Kapuas dalam menjalankan tugas dan mendukung kelancaran program cetak sawah tahun 2026.

“Kami bersama seluruh tim akan membantu Ketua Pelaksana Kabupaten Kapuas dalam mendukung pelaksanaan program ini,” kata Nopi.

Rakor tersebut diharapkan tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, tim pelaksana dan pihak terkait lainnya.

Dengan koordinasi yang semakin solid, program cetak sawah tahun 2026 di Kabupaten Kapuas diharapkan dapat terlaksana secara optimal sehingga lahan yang tersedia mampu memberikan manfaat produktif dan turut mendukung agenda ketahanan pangan nasional. (FJR)