Bukittinggi – Kabupaten Padang Pariaman kembali berkibar di panggung Jambore Kader PKK ke-XXII Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Bukan sekadar hadir sebagai peserta, kontingen TP-PKK Padang Pariaman pulang membawa sederet penghargaan dalam ajang yang mempertemukan kader-kader terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Penghargaan tersebut diserahkan pada acara penutupan jambore di Kota Bukittinggi, Kamis (3/9/2026). Di balik sederet penghargaan itu, ada kerja keras, kekompakan, dan keberanian para kader untuk tampil dan bersaing.
Pada cabang lomba outbound, kontingen Padang Pariaman berhasil meraih Juara III lomba memakan pisang dan jeruk tercepat serta Juara Harapan II lomba memasukkan air menggunakan busa ke dalam botol hingga penuh.
Prestasi lainnya datang dari Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Padang Pariaman meraih Juara Harapan III kategori Kabupaten Bidang Sekretariat, Kelembagaan dan Tertib Administrasi.
Tak berhenti di sana, kontingen juga menyabet Juara Harapan I kategori Kabupaten Bidang Pokja II melalui lomba Kampung Mandiri.
Sementara pada Lomba Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII, perjuangan kontingen kembali membuahkan hasil. Padang Pariaman berhasil meraih Juara Harapan II pada cabang Paduan Suara.
Capaian tersebut menambah panjang daftar penghargaan sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan kader tidak hanya terletak pada administrasi dan program, tetapi juga kreativitas, kerja sama, serta kemampuan tampil di ruang kompetisi.
Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, menyambut capaian tersebut dengan rasa bangga.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah mengerahkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, dan membawa nama daerah dalam persaingan tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, penghargaan yang kita raih hari ini merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, dan semangat seluruh kader TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik daerah di tingkat provinsi,” ujar Nita.
Menurut Nita, deretan penghargaan tersebut bukan garis akhir perjuangan kader PKK. Justru, capaian itu harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan inovasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Jambore pun tidak semata-mata tentang siapa yang menang dan kalah, tetapi menjadi ruang memperkuat silaturahmi, bertukar pengalaman.
Sekaligus mengasah kemampuan kader agar semakin kuat menjalankan peran sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Padang Pariaman.(bay).







