Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Program Rp1 miliar satu desa yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kapuas dinilai mulai memberikan dampak positif terhadap pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.
Salah satu wilayah yang merasakan manfaat program tersebut yakni Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Kapuas, Ade Lesmana, ST, MM, yang mewakili Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Kapuas, Drs Yan Hendri Ale, MT, Sabtu (15/8/2026).
Ade mengatakan, program yang digulirkan pemerintah daerah tersebut turut mendorong percepatan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Program satu miliar satu desa ini memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kemajuan desa maupun kelurahan,” ujar Ade.
Menurutnya, pembangunan yang dilaksanakan melalui program tersebut tidak hanya terlihat di satu wilayah. Sejumlah desa lainnya juga telah menyelesaikan pekerjaan pembangunan, termasuk peningkatan akses jalan.
“Di beberapa desa lainnya juga sudah rampung diselesaikan. Akses jalan mulai mulus dan tentunya ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ade menambahkan, Dinas Perkimtan Kabupaten Kapuas saat ini menangani sebanyak 135 desa dan kelurahan. Karena itu, pihaknya terus mendukung berbagai program pembangunan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman dan infrastruktur masyarakat.
Ia menegaskan, Dinas Perkimtan sangat mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kapuas di bawah kepemimpinan Bupati Kapuas H M Wiyatno, SP, Wakil Bupati Kapuas Dodo, SP, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Drs Usis I Sangkai, S.Hut., M.Si.
Dukungan tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Dengan adanya pembangunan yang terus berjalan, masyarakat diharapkan semakin merasakan manfaat pembangunan, terutama melalui peningkatan akses jalan dan kualitas kawasan permukiman.
Program pembangunan di tingkat desa pun diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menjadi pendorong bagi aktivitas ekonomi dan kemajuan masyarakat di wilayah Kabupaten Kapuas. (FJR)







