Jasa Raharja Sumbar Dorong Digitalisasi Layanan Samsat melalui KIOSK

KIOSK Samsat Didorong Jadi Inovasi Pelayanan Publik yang Mudah dan Efisien.
KIOSK Samsat Didorong Jadi Inovasi Pelayanan Publik yang Mudah dan Efisien.

PadangPT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat terus mendukung pengembangan pelayanan Samsat berbasis digital sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut dibahas dalam Sosialisasi KIOSK Samsat yang digelar di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Barat, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Kepala Bapenda Provinsi Sumatera Barat, Kepala UPTD SIPD, Kasi STNK Ditlantas, seluruh Kepala Bapenda Kabupaten dan Kota se-Sumatera Barat, serta seluruh Kepala UPTD se-Sumatera Barat.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari koordinasi bersama dalam mendorong pemanfaatan teknologi pada pelayanan Samsat. Melalui KIOSK Samsat, pengembangan layanan diharapkan dapat semakin menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan proses pelayanan yang praktis, mudah, dan efisien.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, *Teguh Afrianto*, mengatakan bahwa digitalisasi pelayanan Samsat merupakan langkah penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap perkembangan zaman.

“Digitalisasi pelayanan bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena itu, setiap inovasi yang dikembangkan harus memiliki orientasi pada kebutuhan dan pengalaman masyarakat ketika mendapatkan pelayanan,” ujar Teguh.

Ia menilai, penerapan KIOSK Samsat juga membutuhkan sinergi yang kuat antarpihak yang tergabung dalam ekosistem Samsat. Koordinasi antara Jasa Raharja, Bapenda, Kepolisian, serta jajaran UPTD di seluruh kabupaten dan kota menjadi bagian penting agar implementasi layanan dapat berjalan secara optimal.

“Ekosistem Samsat melibatkan beberapa instansi dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Karena itu, kolaborasi dan kesamaan pemahaman sangat diperlukan. Kita ingin digitalisasi yang dilakukan benar-benar terintegrasi dan pada akhirnya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai KIOSK Samsat sekaligus melakukan koordinasi terkait penerapan layanan tersebut. Keterlibatan jajaran Bapenda, Kepolisian, Jasa Raharja, serta UPTD Samsat se-Sumatera Barat diharapkan dapat memperkuat kesiapan dalam menghadirkan layanan Samsat yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurut Teguh, Jasa Raharja Sumatera Barat akan terus mengambil bagian dalam berbagai inovasi pelayanan bersama stakeholder Samsat. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan yang semakin mudah dan berkualitas kepada masyarakat.

“Kami tentu akan terus mendukung inovasi pelayanan Samsat. Harapannya, pemanfaatan teknologi seperti KIOSK Samsat dapat membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses layanan dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan,” tuturnya.

Melalui koordinasi dan kolaborasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Jasa Raharja Sumatera Barat bersama Bapenda dan Kepolisian diharapkan dapat terus mengembangkan pelayanan Samsat yang lebih modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(BY)