Kota Pariaman – Sebanyak 26 anak muda terbaik Kota Pariaman, Sumatera Barat dilepas Wali Kota Pariaman Yota Balad untuk mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI)/Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Lembaga Vokasi Universitas Indonesia (UI).
Pelepasan berlangsung di Lobi Balaikota Pariaman, Jumat (2/10/2026). Langkah ini menjadi gebrakan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman untuk menjawab persoalan pengangguran sekaligus membuka akses generasi muda ke pasar kerja internasional.
Pemerintah daerah mendorong lulusan pelatihan memiliki keterampilan yang lebih kuat sebelum bersaing di dunia kerja global.
Wali Kota Yota Balad menegaskan program tersebut sejalan dengan visi dan misi pemerintah kota, khususnya dalam menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi kunci agar anak muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu merebut peluang kerja yang lebih luas.
“Hari ini 26 anak hebat Kota Pariaman lulus mengikuti pelatihan di UI. Orang hebat bukan hanya pintar. Tetapi punya kemauan, menghormati orang lain, dan mampu mengoreksi diri untuk menjadi lebih baik,” kata Yota Balad.
Dia berpesan agar para peserta menjaga sikap, kesehatan dan diri selama mengikuti pelatihan. Ia meminta mereka tetap disiplin, memotivasi diri, menghadapi setiap tantangan dengan semangat, serta tidak meninggalkan ibadah. “Keberhasilan itu tidak mudah, penuh tantangan,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan tersebut berujung pada pekerjaan yang layak dan mampu mengubah kehidupan para peserta. “Setelah pelatihan mendapatkan pekerjaan yang bagus dan layak, bisa membantu orang tua dan menghidupi kehidupan sendiri. Mudah-mudahan menjadi contoh bagi generasi muda Kota Pariaman,” katanya.
Sekretaris Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja Kota Pariaman Eva Yulia Delwita, didampingi Kabid Tenaga Kerja Yati Syerlina, mengatakan 26 peserta dinyatakan lulus mengikuti program peningkatan kapasitas CPMI/PMI di Lembaga Vokasi UI.
Program ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi anak muda Pariaman untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membidik peluang kerja di luar negeri.(mak)







