Jakarta – Pemain Timnas Belgia, Jeremy Doku, menjadi sorotan setelah mengungkapkan keinginannya untuk mendampingi sang istri saat melahirkan anak pertama mereka. Istrinya, Shireen, diperkirakan akan melahirkan pada pertengahan Juli 2026.
Rencana tersebut berpotensi berbenturan dengan jadwal Piala Dunia 2026, yang pada periode tersebut sudah memasuki fase gugur, tepatnya babak perempat final. Doku sendiri termasuk dalam skuad Belgia untuk turnamen tersebut.
Ia mengakui bahwa momen kelahiran anak pertamanya merupakan hal yang sangat penting baginya. Menurutnya, sulit bagi seorang ayah untuk melewatkan peristiwa tersebut, meskipun di sisi lain ia juga menyadari tanggung jawab profesional sebagai pesepak bola.
Doku juga menyebut bahwa federasi sepak bola Belgia memahami situasi para pemainnya dan cenderung memberikan dukungan terhadap keputusan pribadi yang berkaitan dengan keluarga. Ia pun membuka kemungkinan untuk mencari solusi terbaik jika waktunya bertepatan dengan jadwal pertandingan.
Namun, pernyataan tersebut justru memicu kritik. Presenter L’Equipe, France Pierron, menilai keputusan Doku kurang tepat karena Piala Dunia merupakan ajang yang sangat langka dan prestisius bagi seorang pemain. Ia bahkan menyampaikan pandangan kontroversial dengan meremehkan peran ayah saat proses kelahiran.
Komentar tersebut langsung menuai respons dari mantan petinju Brahim Asloum yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa keluarga, khususnya kelahiran anak, memiliki nilai yang jauh lebih penting dibandingkan pencapaian di dunia olahraga.
Di sisi lain, kondisi Doku sendiri tengah kurang fit. Ia dipastikan absen dalam laga fase grup melawan Iran akibat kambuhnya infeksi pernapasan, sebagaimana dilaporkan media Belgia.
Direktur olahraga Belgia, Vincent Mannaert, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil agar Doku dapat fokus memulihkan kondisi fisiknya. Ia diharapkan bisa kembali tampil pada pertandingan grup terakhir melawan Selandia Baru.
Situasi ini menambah dinamika perjalanan Doku di Piala Dunia 2026, baik dari sisi profesional maupun kehidupan pribadinya.(BY)







