Padang, fajarharapan.id – Kawasan Car Free Day di depan Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026), dipadati masyarakat. Tidak hanya berolahraga dan menikmati suasana akhir pekan, warga juga antusias mengikuti rangkaian kegiatan pelayanan publik yang digelar Jasa Raharja Sumatera Barat bersama Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut dikemas dalam Soft Launching KiosK, Gebyar Apresiasi Emas 2026, serta sosialisasi pembayaran pajak kendaraan bagi kendaraan yang masih menggunakan identitas pemilik lama. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang lebih mudah, cepat, dan modern bagi masyarakat Sumbar.
Acara itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Kapolda Sumbar, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Kepala Bapenda Provinsi Sumatera Barat, Dirlantas Polda Sumbar, serta unsur Forkopimda dan stakeholder terkait lainnya.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Masyarakat yang datang tampak memanfaatkan berbagai layanan dan konsultasi yang tersedia, mulai dari informasi pembayaran pajak kendaraan bermotor, SWDKLLJ, hingga mekanisme pengurusan kendaraan yang masih atas nama pemilik lama.
Melalui peluncuran KiosK, Tim Pembina Samsat ingin memperkenalkan inovasi pelayanan berbasis kemudahan dan digitalisasi. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu memangkas antrean dan mempercepat proses pembayaran pajak kendaraan sehingga masyarakat dapat mengakses layanan secara lebih praktis dan efisien.
Selain itu, program Gebyar Apresiasi Emas 2026 menjadi bentuk penghargaan bagi masyarakat yang selama ini taat membayar pajak kendaraan tepat waktu. Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan sinergi yang dibangun bersama Ditlantas Polda Sumbar dan Bapenda Sumbar merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, kolaborasi antarinstansi sangat penting agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang cepat, transparan, dan nyaman. Ia menegaskan bahwa inovasi layanan yang dihadirkan tidak hanya bertujuan mempermudah proses administrasi kendaraan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pembayaran pajak kendaraan dan SWDKLLJ.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor. Dengan sinergi yang kuat, pelayanan Samsat akan semakin modern dan mudah diakses,” ujar Teguh Afrianto.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan yang telah disediakan pemerintah dan tidak menunda kewajiban pembayaran pajak kendaraan.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan petugas Samsat dan Jasa Raharja terkait persoalan administrasi kendaraan yang selama ini mereka hadapi.
Kegiatan di arena Car Free Day itu sekaligus menjadi bukti bahwa pelayanan publik kini semakin dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menghadirkan inovasi, Tim Pembina Samsat Sumbar juga menunjukkan komitmen untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan humanis bagi seluruh warga Sumatera Barat.(*)







