Kapuas  

Kapuas Buka Akses Kota Baru, Jalan Selat Hulu-Selat Utara Jadi Penggerak Pertanian dan Permukiman

Kapuas Buka Akses Kota Baru, Jalan Selat Hulu-Selat Utara
Kapuas Buka Akses Kota Baru, Jalan Selat Hulu-Selat Utara

Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terus memperluas kawasan perkotaan melalui pembangunan jalan baru yang menghubungkan Kelurahan Selat Hulu dengan Selat Utara, Kecamatan Selat.

Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi langkah strategis dalam membuka akses wilayah sekaligus mendorong pengembangan kawasan kota baru.

“Pembangunan jalan ini ke depan akan menjadi akses masyarakat menuju kebun dan sawah, sekaligus mendukung pengembangan kawasan kota baru,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).

Pada 2025, pembangunan tahap awal telah dimulai di Kelurahan Selat Hulu dengan panjang jalan hampir 4 kilometer dan lebar sekitar 10 meter. Proyek tersebut menjadi fondasi pengembangan kawasan yang dirancang terintegrasi.

Memasuki 2026, pembangunan akan dilanjutkan ke wilayah Kelurahan Selat Utara dengan rencana panjang jalan mencapai 10 hingga 15 kilometer.

Jalan-jalan baru tersebut akan dibangun memanjang mengikuti alur sungai ke arah Palingkau, serta dilengkapi dengan jalur penghubung yang menyilang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Wiyatno menjelaskan, setelah kondisi tanah dinilai stabil dan cukup kering, pemerintah daerah akan melakukan peningkatan kualitas jalan melalui pengerasan serta pembangunan infrastruktur pendukung seperti box culvert dan jembatan kecil.

Langkah tersebut dilakukan agar jalan dapat difungsikan secara maksimal dan mampu menunjang aktivitas masyarakat.

Selain itu, pada 2027 Pemkab Kapuas juga merencanakan pembangunan jalan baru di kawasan belakang Kantor Bupati hingga ke Sungai Kayu.

Akses tersebut diyakini akan membuka peluang baru bagi pengembangan kawasan pertanian dan permukiman, sekaligus memperluas wilayah perkotaan Kapuas.

“Dengan adanya akses jalan, masyarakat yang ingin membangun rumah atau mengembangkan lahan pertanian sudah memiliki jalur masuk yang memadai,” katanya.

Wiyatno juga mengapresiasi dukungan masyarakat, khususnya warga Kelurahan Selat Hulu, yang turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur tersebut.

Menurutnya, partisipasi masyarakat terlihat dari kesediaan warga menyumbangkan lahan untuk pembangunan jalan, bahkan dengan lebar mencapai 20 meter termasuk bahu jalan dan saluran.

“Respons masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi bukti kuat bahwa pembangunan mendapat dukungan penuh dari warga,” ujarnya.

Melalui pembangunan jalan ini, Pemkab Kapuas berharap tercipta konektivitas yang lebih baik, peningkatan aktivitas ekonomi, serta percepatan pengembangan kawasan perkotaan yang berkelanjutan.(Fjr)