Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengusulkan dukungan pembangunan jalan Basarang–Batanjung sepanjang 54 kilometer kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas di Jakarta.
Usulan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur strategis yang dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor industri, logistik, dan pangan.
Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I. Sangkai, mengatakan jalan Basarang–Batanjung memiliki peran vital sebagai akses transportasi menuju kawasan industri dan pelabuhan laut Batanjung.
“Jalan ini merupakan akses penting yang mendukung kawasan industri dan pelabuhan laut Batanjung di Kabupaten Kapuas,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).
Selain itu, jalan tersebut juga berfungsi sebagai jalur strategis untuk mendukung Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) serta kawasan minapolitan atau sentra perikanan di wilayah setempat.
Usulan ini disampaikan dalam audiensi bersama Direktur Pembangunan Indonesia Barat Kementerian PPN/Bappenas, yang turut dihadiri sejumlah direktorat terkait, seperti Direktorat Konektivitas Infrastruktur dan Logistik, Direktorat Pangan dan Pertanian, hingga Direktorat Industri, Perdagangan, dan Peningkatan Investasi.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Kapuas menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan ruas jalan yang menjadi kewenangan daerah sebelum diajukan peningkatan statusnya ke pemerintah pusat.
“Target kami, pada 2027 jalan Basarang–Batanjung sudah fungsional. Setelah itu akan kami usulkan peningkatannya ke pemerintah pusat,” jelas Usis.
Ia menambahkan, pembangunan jalan ini diharapkan mampu membuka konektivitas wilayah secara lebih luas, sekaligus memperkuat peran kawasan Batanjung sebagai pintu gerbang wilayah timur Kalimantan Tengah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan potensi kawasan strategis tersebut.
Pemkab Kapuas juga berharap dukungan Bappenas dapat mempercepat realisasi pembangunan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi dan distribusi hasil produksi.
Sementara itu, pihak Bappenas melalui Koordinator Tim Pembangunan Indonesia Barat Wilayah Kalimantan menyambut baik inisiatif yang diajukan oleh Pemkab Kapuas.
Mereka menilai pembangunan jalan Basarang–Batanjung sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang tertuang dalam dokumen RPJMN 2025–2029.
Namun demikian, Pemkab Kapuas diminta untuk segera menyelesaikan dan memperbarui dokumen perencanaan, serta melakukan sinkronisasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar program tersebut dapat diakomodasi secara optimal.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan pembangunan jalan Basarang–Batanjung dapat segera terealisasi dan menjadi penggerak utama konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kapuas.(Fjr)







