Padang, fajarharapan.id – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ, Tim Pembina Samsat di sejumlah wilayah Sumatera Barat melaksanakan kegiatan razia gabungan secara serentak pada Kamis (16/4). Kegiatan ini berlangsung di Kota Solok, Kota Padang, dan Kabupaten Pasaman Barat dengan melibatkan unsur Bapenda, Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan PT Jasa Raharja.
Di Kota Solok, razia gabungan dilaksanakan oleh Samsat Kota Solok bersama Dinas Perhubungan sebagai langkah peningkatan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan.
Sementara itu di Kota Padang, operasi gabungan bersama mitra digelar di kawasan Jalan By Pass Kuranji. Dalam kegiatan ini, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang menunggak PKB, SWDKLLJ, dan PNBP STNK, sekaligus memberikan surat teguran, penindakan, hingga tilang sesuai ketentuan. Petugas juga melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi SIGNAL kepada pemilik kendaraan yang terjaring razia, serta memberikan edukasi terkait program diskon pajak kendaraan umum plat kuning.
Pada waktu yang sama, Samsat Pasaman Barat juga melaksanakan razia gabungan di Bundaran Simpang Empat. Selain penertiban PKB dan BBN-KB, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi diskon pajak kendaraan angkutan barang dan penumpang umum, Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, penggunaan aplikasi SIGNAL, serta edukasi keselamatan lalu lintas.
Razia gabungan serentak ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan PKB dan SWDKLLJ, mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital SIGNAL, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Pendekatan edukasi dan penindakan dilakukan secara berimbang agar masyarakat semakin patuh terhadap administrasi kendaraan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan bahwa kegiatan razia gabungan serentak ini menjadi langkah nyata sinergi lintas stakeholder dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat.
“Razia gabungan yang dilakukan secara serentak di beberapa daerah ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap PKB dan SWDKLLJ. Selain penindakan, edukasi mengenai SIGNAL, program diskon, dan keselamatan lalu lintas juga menjadi bagian penting agar masyarakat semakin sadar akan kewajibannya,” ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa digitalisasi pelayanan melalui SIGNAL menjadi salah satu solusi untuk mempermudah masyarakat.
“Kami terus mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi SIGNAL agar pembayaran pajak kendaraan menjadi lebih mudah, cepat, dan praktis. Dengan kemudahan ini, diharapkan kepatuhan wajib pajak semakin meningkat dan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan tetap terjaga,” tambahnya.
Melalui kegiatan razia gabungan serentak ini, Jasa Raharja Sumatera Barat berharap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap PKB, SWDKLLJ, dan administrasi kendaraan lainnya terus meningkat, sejalan dengan upaya menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Sumatera Barat.(*)






