Padang Pariaman — Persoalan kebersihan rumah ibadah di Padang Pariaman, Sumatera Barat menjadi sorotan tajam oleh Wakil Bupati (Wabup) Padang Pariaman, Rahmad Hidayat. Ia mengungkap fakta memprihatinkan. Mayoritas masjid, mushalla, dan surau masih memiliki toilet dan tempat wudhu yang jauh dari standar kebersihan dan kenyamanan.
Pernyataan keras itu disampaikan Wabup Rahmad Hidayat saat menghadiri serah terima mobil ambulans, bantuan rehabilitasi mushalla/surau, serta bantuan peralatan seni budaya di Masjid Taqwa Ladang Rimbo, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, usai Salat Jumat, Jumat (26/12/2025).
“Saya turun langsung ke lapangan, hampir di setiap kecamatan persoalannya sama. Tempat wudhu dan WC rumah ibadah belum layak, belum mencerminkan kebersihan yang seharusnya menjadi ruh ibadah,” tegas Rahmad di hadapan jamaah.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan sekadar persoalan fasilitas, melainkan menyangkut kenyamanan, kesehatan, dan martabat rumah ibadah. Karena itu, ia meminta agar bantuan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD benar-benar diprioritaskan untuk pembenahan kebersihan, terutama toilet dan sarana pendukung ibadah.
“Kebersihan itu separuh dari iman. Kalau WC kotor, bagaimana jamaah bisa khusyuk? Maka saya minta, toilet dan tempat wudhu harus jadi prioritas utama,” tegasnya lagi.
Bantuan Pokir tersebut berasal dari anggota DPRD Padang Pariaman Fraksi Golkar, Nazir Tanjung Dt. Jalelo, dengan total anggaran Rp500 juta. Dana itu dialokasikan untuk pengadaan satu unit mobil ambulans senilai Rp300 juta untuk Masjid Taqwa Ladang Rimbo, serta rehabilitasi sejumlah mushalla dan surau di berbagai nagari.
Rinciannya, bantuan rehab diberikan antara lain kepada Mushalla Al-Mukminin Ladang Rimbo Barat (Rp50 juta), Surau Panjang Tangkai (Rp15 juta), serta sejumlah surau lainnya dengan nilai Rp10 juta per lokasi, tersebar di Sungai Geringging, Malai III Koto, hingga Koto Bangko.
Tak hanya itu, bantuan juga menyasar penguatan seni budaya anak nagari, berupa perlengkapan tambur, gendang tasa, sound system, hingga pakaian seni tradisi, sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya lokal.
Dalam sambutannya, Nazir Tanjung menegaskan bahwa ambulans Masjid Taqwa Ladang Rimbo siap melayani masyarakat 24 jam, baik untuk mengantar orang sakit maupun pengurusan jenazah.
“Ini bukan ambulans milik kelompok tertentu. Ini untuk masyarakat. Siang atau malam, kami siap melayani,” ujar Nazir.
Penyerahan ambulans ditandai dengan serah terima kunci dari Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman, dr. Engga Irwanto, kepada Nazir Tanjung, yang kemudian diserahkan kepada pengurus Masjid Taqwa Ladang Rimbo, Akhiruddin Dt. Koto, S.PdI.
Sementara bantuan rehab mushalla dan surau diserahkan langsung oleh Nazir Tanjung selaku pemberi Pokir.
Acara tersebut turut dihadiri tokoh perantau Sungai Geringging Guru Besar UIN Padang, Prof. Syafruddin, unsur Forkopimca, wali nagari, tokoh adat, alim ulama, bundo kanduang, hingga pemuda setempat. Ini menandai komitmen bersama bahwa rumah ibadah harus bersih, layak, dan bermartabat.(bay).







