Kota Pariaman – Untuk menghapus rasa takut, mengurangi kecemasan, dan mengembalikan keseimbangan emosional anak-anak pascabencana, Relawan Komunitas @kitabisa.com yang terdiri dari Natasha Rizky (Acha), Ratna Galih, Diana Ayu Lestari bersama tim, turun langsung ke Kota Pariaman.
Kesemua mereka hadir memberikan trauma healing kepada anak-anak PAUD korban bencana di Desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan.
Kedatangan rombongan relawan ini didampingi oleh Ketua PIRA Sumbar Nurul Anastasia Rosiade, Ketua BKOW Sumbar Ny.Dianita Maulin Vasko, disambut hangat oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran pimpinan organisasi perempuan dan kepala OPD Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Kamis (04/12/2025).
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan terima kasih mendalam atas kehadiran relawan yang tak hanya membawa bantuan, tetapi juga menguatkan jiwa anak-anak yang menjadi korban bencana.
“Pemulihan trauma sangat penting agar aktivitas dan masa depan anak-anak tidak terganggu oleh kondisi psikologis pascabencana,” tegas Yota Balad.
Sementara itu, Acha yang menjadi sosok paling ditunggu anak-anak. Tampak haru sekaligus bahagia melihat wajah-wajah kecil itu mulai kembali ceria.
Program trauma healing yang dibawakan Acha berisi permainan, hiburan, dan tanya jawab ringan yang membantu anak-anak mengalihkan rasa takut dan mengembalikan keberanian mereka untuk beraktivitas seperti biasa.
“Kak Acha tahu rasanya jadi korban bencana. Ada sedih, takut, dan trauma. Tapi semoga bantuan orang-orang baik melalui @kitabisa.com bisa membantu adik-adik bangkit lagi,” tutur Acha lembut.
Ia berharap bantuan yang disalurkan hari itu dapat mempercepat proses pemulihan mental anak-anak pasca musibah.
Tak hanya Acha, anak-anak juga disapa penuh kasih oleh Ny. Dianita Maulin Vasko. Ia mengajak mereka bernyanyi dan melakukan “tepukan semangat”, memberikan suntikan energi agar mereka kembali berani menjalani hari-hari meski masih dalam suasana duka.
Kehadiran para relawan dan tokoh perempuan ini menjadi bukti bahwa di balik luka bencana, pelukan kepedulian selalu mampu menghadirkan kembali tawa dan harapan bagi anak-anak Kota Pariaman.(r-mak).






