Kota Pariaman – Sorak sorai pecah di Lapangan PSC Cimparuah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu sore (12/10/2025). Tim muda Bintang Timur Payakumbuh sukses menorehkan sejarah baru dengan menjuarai Open Turnamen Sepak Bola Cimparuh League KU-14 Tahun 2025 tingkat Sumatera Barat.
Kejuaraan bergengsi antar klub usia muda ini resmi ditutup oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, yang hadir langsung memberi semangat sekaligus apresiasi kepada para pemain dan panitia.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya turnamen yang digagas oleh Pemerintah Desa Cimparuah. Ia menilai ajang ini bukan hanya tempat unjuk kebolehan, tapi juga wadah pembentukan karakter anak muda.
“Turnamen ini bukan sekadar adu keterampilan di lapangan, tapi sekolah karakter yang menanamkan nilai kerja keras, disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Inilah pondasi generasi emas Pariaman,” ujar Yota dengan penuh semangat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat sejalan dengan visi Pemko Pariaman untuk menjadikan kota ini sebagai pusat olahraga dan destinasi sport tourism di Sumatera Barat.
“Kita jadikan Cimparuh League agenda rutin tahunan yang lebih besar dan lebih baik setiap tahunnya,” tambahnya.
Setelah melalui pertandingan ketat selama beberapa hari, Bintang Timur Payakumbuh keluar sebagai juara pertama dan membawa pulang piala, medali, serta uang pembinaan. Posisi runner-up diraih PSC A Cimparuah, tempat ketiga PNT Kota Padang, dan keempat Imam Bonjol Kota Padang.
Gelar Top Skor jatuh kepada Rafki Aloani dari Bintang Timur, sedangkan pemain terbaik disabet oleh Yogie dari PSC A Cimparuah. Keduanya juga berhak atas medali dan uang pembinaan.
“Untuk yang belum menang, jangan menyerah. Kekalahan hari ini adalah pelajaran menuju kemenangan esok,” pesan Yota memberi motivasi.
Kabar menggembirakan datang dari lapangan yang sama. Persija Jakarta akan kembali membuka Talent Audition di Kota Pariaman. Program ini bertujuan mencari pemain muda potensial untuk bergabung dengan Elite Pro Academy (EPA) Persija.
“Ini peluang emas bagi anak-anak muda Sumbar untuk menembus dunia profesional. Persiapkan diri, tunjukkan kemampuan terbaikmu,” ajak Yota Balad.
Kepala Desa Cimparuah, Maifialdi, mengungkapkan bahwa turnamen ini diikuti enam klub terbaik dari Payakumbuh dan Padang, serta dua tim tuan rumah PSC.
“Kami gelar dari 10 sampai 12 Oktober. Tahun depan, Cimparuah siap naik level: mengadakan turnamen tingkat senior,” ujarnya penuh optimisme.
Tak hanya aktif di bidang olahraga, Desa Cimparuah juga mencatat prestasi membanggakan di berbagai sektor.
“Kami akan adakan MTQ tingkat dusun Desember nanti. Selain itu, Cimparuah juga meraih peringkat terbaik tingkat Sumbar sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik),” tambah Maifialdi.
Turnamen Cimparuh League KU-14 ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga bukan hanya soal kompetisi, tapi juga panggung pembentukan karakter, persaudaraan, dan kebanggaan daerah.
Dan dari lapangan sederhana di jantung Kota Pariaman, lahirlah bintang-bintang masa depan yang siap bersinar di pentas nasional.(r-mak).







