Jakarta – Di sela-sela rangkaian kegiatannya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pelaksanaan program hilirisasi komoditas prioritas perkebunan di Kementerian Pertanian, Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis kembali menunjukkan kegigihannya memperjuangkan kepentingan masyarakat daerah.
Bupati John Kenedy Azis didampingi Sekretaris Daerah, Rudy Repenaldi Rilis menyempatkan diri melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Dalam Negeri RI, khususnya Direktorat Jenderal Keuangan Daerah, Senin (22/9/25).
Agenda utama kunjungan tersebut adalah membahas kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Sungai Limau, salah satu kebutuhan mendesak masyarakat pesisir utara Padang Pariaman. Kunjungan ke Dirjen Keuangan Daerah itu memastikan proses untuk proyek vital ini tidak terhenti.
“Kami ingin memastikan bahwa proses untuk pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Sungai Limau agar dapat segera dilanjutkan. Ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak, terutama untuk pelayanan kesehatan primer dan kegawatdaruratan,” tegas John Kenedy Azis usai pertemuan.
Dengan penuh semangat, Bupati John Kennedy Azis menyatakan bahwa pembangunan di daerah tidak akan terwujud, tanpa perjuangan gigih ke pemerintah pusat.
“Kalau kita tidak berjuang terus-menerus, jangan harap ada pembangunan yang hadir di daerah. Maka kita harus optimis, terus mengetuk pintu kementerian dan lembaga agar Padang Pariaman mendapat perhatian,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat dalam penyusunan pola pembiayaan daerah, sehingga proyek-proyek strategis dapat berjalan optimal.
“Kami berharap dukungan Dirjen Keuangan Daerah agar pola pembiayaan pembangunan rumah sakit ini bisa tepat sasaran dan tidak terhambat,” tambahnya.
Kunjungan ini mencerminkan konsistensi Bupati John Kenedy Azis dalam memperjuangkan pembangunan untuk Padang Pariaman.
Tentu, ada dengan dorongan dan sinergi yang terus dijalin ke tingkat pusat, percepatan realisasi pembangunan RS Tipe D Sungai Limau diharapkan segera terwujud, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. (r-bay).






