Padang – Pemerintah Kota Pariaman menjajaki kolaborasi strategis dengan PT Semen Padang untuk mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks. Langkah ini ditandai dengan kunjungan kerja Wakil Wali Kota (Wawako) Pariaman, Mulyadi, ke pabrik PT Semen Padang di Indarung, Padang, Rabu (9/7/2025).
Didampingi Kepala Dinas PerkimLH, Bappeda, BPKPD, serta jajaran staf, disambut hangat oleh Kepala Unit Humas PT Semen Padang, Ilham Akbar, bersama jajaran manajemen.
Mulyadi menjelaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemko Pariaman dalam mencari solusi pengelolaan sampah. Terutama pasca-penutupan TPA berkonsep open dumping oleh pemerintah pusat, termasuk TPA Tungkal Selatan yang kini terbengkalai.
“TPA Tungkal Selatan sempat menerima fasilitas Pusat Daur Ulang (PDU) dari KLHK tahun 2021, tapi belum dimanfaatkan maksimal. Padahal, volume sampah kita sudah mencapai 45 ton per hari,” ujar Mulyadi.
Pemko Pariaman, lanjutnya, ingin memanfaatkan fasilitas PDU yang ada melalui pendampingan teknis dari PT Semen Padang, yang sudah memiliki rekam jejak pengelolaan sampah di beberapa daerah termasuk Kota Padang.
“Kita perlu tenaga ahli, sistem, dan teknologi yang terintegrasi agar PDU ini bisa kembali hidup dan memberi solusi nyata bagi krisis sampah di Pariaman,” tegasnya.
Sementara itu, Ilham Akbar menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut. Ia menegaskan PT Semen Padang siap menurunkan tim teknis untuk meninjau langsung kondisi fasilitas PDU di Tungkal Selatan.
“Besok tim kami akan turun ke lapangan untuk mengecek kondisi alat dan mulai proses pendampingan,” kata Ilham.
Sebagai bagian dari Semen Indonesia Group (SIG), PT Semen Padang juga memperkenalkan inovasi digital mereka berupa aplikasi “Nabuang Sarok”, sebuah platform tabungan sampah yang telah diterapkan di Padang, Solok, dan Agam dengan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk penanganan sampah laut.
Ilham menegaskan pihaknya selalu terbuka untuk kolaborasi lintas sektor demi kepentingan lingkungan dan masyarakat.
“Kami berharap sinergi ini bisa melahirkan program konkret yang berdampak nyata bagi pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat di Pariaman,” pungkasnya.(r-mak).







