Dharmasraya, fajarharapan.id – Kepedulian terhadap kampung halaman ditunjukkan secara nyata oleh Pimpinan Umum PT X Dareh, H. Zulfikar Atut, Dt. Pangulu Bosau. Setelah menyelesaikan perbaikan jalan utama dari Simpang Ruang Terbuka Hijau (RTH) KM 3 Jalan Lintas Sumatera Pulau Punjung hingga Jorong Muaro Mou, kini perusahaan kembali bergerak membantu masyarakat Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, dengan memperbaiki jalan lingkar dan akses ke kebun warga.
Langkah ini merupakan inisiatif langsung dari pimpinan perusahaan yang juga merupakan putra daerah. Fokus kegiatan ditujukan pada perbaikan jalan lingkar di dalam Jorong Lambau hingga Jorong Pasir Putih, sekaligus pembangunan akses utama ke kebun warga di Jorong Pasir Putih. Tujuannya jelas, untuk melancarkan aktivitas pertanian warga dan mendukung roda perekonomian nagari.
Manager Lapangan PT X Dareh, Doni, mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen manajemen perusahaan untuk selalu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Perbaikan infrastruktur bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial, tetapi wujud nyata dari kedekatan emosional dengan kampung halaman.
“PT X Dareh secara swadaya memperbaiki jalan utama maupun jalan lingkar kampung, termasuk akses menuju kebun. Ini vital bagi masyarakat untuk membawa hasil panen, baik dari sektor pertanian, perkebunan maupun perdagangan lainnya. Kami ingin perusahaan ini tumbuh bersama masyarakat, bukan sekadar hadir untuk beroperasi,” kata Doni, Senin (9/6/2025).
Menurut Doni, keberhasilan perusahaan dalam menjalankan usaha tentu akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. Karena itu, PT X Dareh selalu memegang prinsip bahwa keberadaan perusahaan harus membawa manfaat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Salah satu warga setempat, Charles (33), yang juga mantan Kepala Jorong Muaro Mou, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi nyata yang diberikan PT X Dareh dan unit usahanya, CV Kalidareh Batang Hari (KBH). Ia menyebut sejak perusahaan memperoleh izin usaha penambangan galian C dengan luas area sekitar 140 hektare di Nagari Sungai Dareh dan Nagari Sungai Kambut, kehidupan masyarakat ikut terdampak secara positif.
“Sejak adanya operasi KBH berdasarkan izin No: 570/227-Periz/DPM&PTSP/XI/2024, masyarakat Nagari Sungai Kambut, khususnya di Jorong Muaro Mou, Pasir Putih, dan Lambau, ikut merasakan manfaatnya. Salah satunya, perbaikan jalan yang sebelumnya rusak parah kini sudah baik dan nyaman dilalui,” ujarnya.
Charles menceritakan bahwa kondisi jalan sebelum diperbaiki sangat memprihatinkan. Jalan sempit, ditumbuhi semak di badan aspal, serta penuh lubang besar yang membahayakan pengendara. Kini, setelah dilakukan pembersihan, perlebaran jalan, dan penimbunan lubang oleh tim PT X Dareh, akses tersebut berubah menjadi jalan yang lebih layak dan aman digunakan.
Tak hanya itu, kegiatan pemeliharaan jalan lingkar dari Jorong Pasir Putih ke Jorong Lambau yang menggunakan alat berat jenis grader juga menjadi perhatian warga. Kegiatan tersebut memudahkan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, terlebih bagi petani yang membutuhkan akses cepat untuk mengangkut hasil panen dari kebun ke tempat penjualan.
“Inilah keuntungan bila pemilik perusahaan merupakan anak nagari sendiri. Mereka tak berpikir dua kali untuk turun tangan membantu masyarakat. Karena mereka tidak hanya berbisnis, tapi juga membawa kepedulian sosial yang tulus dan membangun hubungan emosional sebagai sesama warga kampung,” ungkap Charles.
Apa yang dilakukan PT X Dareh menunjukkan bahwa dunia usaha bisa menjadi mitra strategis dalam pembangunan nagari, tanpa menunggu proyek pemerintah. Inisiatif ini menjadi contoh positif bagaimana perusahaan yang tumbuh dari tanah sendiri bisa kembali menabur manfaat bagi tanah kelahirannya.
Langkah PT X Dareh ini tak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tapi juga memperkuat ikatan sosial antara dunia usaha dan masyarakat. Suatu bentuk pengabdian tulus kepada kampung halaman, yang pantas diapresiasi dan diteladani.(Afriza DJ)






