Pemimpin Masa Depan, Perang Gagasan 35 Anak Muda Rebut Kursi FORPADPAR Padang Pariaman

Padang Pariaman – Panggung regenerasi kepemimpinan anak digelar panas di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sebanyak 35 anak muda bersaing ketat dalam seleksi wawancara Calon Anggota Forum Anak Daerah (FORPADPAR) 2025–2027 yang diselenggarakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DinsosP3A), pada Sabtu 10 Mei 2025.

Seleksi ini bukan ajang biasa. Anak-anak muda yang terpilih diuji bukan hanya soal pengetahuan, tapi visi dan nyali. Mereka dicecar pertanyaan seputar Konvensi Hak Anak, peran 2P (Pelopor dan Pelapor), serta ditantang menunjukkan komitmen sebagai agen perubahan sosial.

“Forum Anak bukan panggung seremonial. Kami ingin mereka anak muda yang duduk di sana nantinya harus paham isu, berani bersuara, dan mau bergerak,” tegas Kepala DinsosP3A Padang Pariaman, Sumarni.

Tahapan seleksi ini diawali dari proses administrasi yang diperpanjang hingga 7 Mei demi menjangkau lebih banyak peminat. Dari puluhan pelamar anak muda, 45 lolos seleksi berkas, dan 35 terbaik maju ke tahap wawancara. Uniknya, proses dilakukan secara hibrid dan sebagian hadir langsung, juga sebagian lainnya lewat daring.

Penilaian melibatkan pengurus Forum Anak periode sebelumnya dan fasilitator profesional, memastikan proses berlangsung kredibel dan kompetitif.

Hasil seleksi akan diumumkan 12 Mei mendatang, disusul pelantikan resmi. Para terpilih nantinya akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merancang kebijakan ramah anak dan menyuarakan isu-isu penting dari akar rumput.

Langkah Padang Pariaman ini mencuri perhatian karena menunjukkan keseriusan daerah dalam membangun partisipasi anak muda sebagai bagian dari arus utama pembangunan nasional.

“Mereka bukan sekadar simbol. Mereka adalah calon pemimpin Indonesia di masa depan,” pungkas Sumarni.(r/bay).