Muba  

Keamanan Siber, Kominfo Musi Banyuasin Berikan Tips Jitu Lindungi Password

Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga
Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga

Sekayu, fajarharapan.id — Di tengah meningkatnya kasus pencurian data digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel)  mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan aktif menjaga keamanan siber. Kepala Dinas Kominfo, Herryandi Sinulingga, menegaskan pentingnya melindungi password sebagai langkah awal dalam menjaga data pribadi dari ancaman peretasan.

“Kasus pencurian password makin sering terjadi dan dampaknya bisa sangat merugikan, mulai dari penyalahgunaan data pribadi hingga pencurian identitas dan kerugian finansial,” ujar Herryandi, Minggu (4/5).

Imbauan ini sejalan dengan laporan dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mencatat peningkatan signifikan dalam aktivitas siber berbahaya, termasuk peretasan akun pribadi maupun institusi.

Menurut Herryandi, masyarakat tidak perlu menjadi ahli IT untuk bisa melindungi diri di dunia maya. Cukup dengan menerapkan beberapa kebiasaan sederhana namun efektif, risiko pencurian data bisa ditekan.

Berikut lima langkah sederhana tapi ampuh untuk mengamankan password Anda:

  1. Ciptakan password yang kuat dan unik. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Hindari nama sendiri atau tanggal lahir yang mudah ditebak. Misalnya: MusiBanyuas!n2023!@#.

  2. Jangan gunakan satu password untuk semua akun. Bedakan antara akun media sosial, email, dan keuangan. Ini akan membatasi kerugian jika salah satu akun diretas.

  3. Aktifkan fitur autentikasi dua faktor (2FA). Ini adalah lapisan keamanan tambahan berupa kode verifikasi melalui SMS atau aplikasi yang membuat akun Anda lebih sulit dibobol.

  4. Rahasiakan password Anda. Jangan pernah membagikannya kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas atau pihak resmi.

  5. Rutin mengganti password. Untuk akun penting, idealnya ubah password setiap dua hingga tiga bulan. Ini mengurangi risiko jika ada kebocoran yang tidak Anda sadari.

“Langkah-langkah ini memang tampak sepele, tapi sangat menentukan. Semakin kita disiplin menjaga akses akun, semakin kecil peluang penjahat siber menyerang,” jelas Herryandi.

Ia juga menekankan bahwa keamanan digital bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau instansi, tetapi tanggung jawab bersama setiap individu yang terhubung dengan internet.

“Di era digital seperti sekarang, setiap orang adalah penjaga gerbang datanya sendiri. Jangan tunggu jadi korban dulu baru sadar. Lebih baik mencegah sejak dini,” tegasnya.

Dinas Kominfo Musi Banyuasin terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, termasuk melalui kampanye edukatif mengenai keamanan data pribadi. Herryandi berharap langkah ini bisa menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga privasi dan keamanan di dunia maya.

“Sekali password bocor, akibatnya bisa panjang. Mari kita jaga sama-sama. Musi Banyuasin harus aman, tak hanya di dunia nyata, tapi juga di dunia digital,” tutupnya.(Rusdian)