Rembang, Fajarharapan-id – TMMD Sengkuyung II yang akan dilaksanakan Kodim 0720 Rembang di Desa Temperak bersama OPD Lintas Sektor bertekad menata wajah perbatasan. Desa Temperak menunggu cukup lama setidaknya 4 tahun untuk mendapatakan giliran pengaspalan jalan di dukuhab oro-oro Gong. RT 08 RW 02.
Mayoritas warga di sini pendatang dari Ponorogo, Pacitan, Madiun Jatim. Para pendatang awalnya para penggarap tanah yang tidak terkelola atau Oro-oro menjadi sawah produktif. Masyarakat pendatang ini hidup bersama warga lokal, kawin, juga sebagian ada yang balik ke kampung halaman di Jatim, khususnya yang sudah berusia tua.
Penekanan dasar pemilihan lokasi ini karena merupakan akses perbatasan sehingga dipandang penting untuk meningkatkan kualitas jalan desa perbatasan, di mana sudah menjadi rahasia umum bahwa jalan-jalan di daerah Jatim sudah sangat bagus.
Kedatangan Tim Survey untuk melakukan pemantapan terakhir sembelum pelaksanaan TMMD Sengkuyung II dilaksanakan yang sesuai jadwal awal Mei 2025, untuk kepastian tanggal masih menunggu dari Jakarta.
Dari hasil peninjauan akhir kondisi lapangan sangat mendukung demikian juga iklim hujan sudah mulai berkurang dan kesiapan desa juga sudah menanti-nanti kegiatan TMMD ini.
Rencana Pengaspalan Jalan sepanjang 550 M dengan lebar 2,5M merupakan ruas penghubung dukuhan Oro-oro Gong menuju jalan Deandels Temperak.
Sedangkan pembiayaan bersumber dari 2 sumber yakni APBD Propinsi dan Kabupaten, total sebesar Rp. 310 juta.
Kami bersama jajaran desa kecamatan, koramil dan Kodim Rembang bisa berjalan dengan lancar dan sukses.(RMD/KRN)








