Gubernur Mahyeldi ; Pemprov Sumbar Sambut Baik Bangun Rumah Tahfidz Al-Quran Dicita-Citakan Kota Pariaman

Kota Pariaman – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah lakukan letakan batu pertama sebagai tanda dimulai pembangunan “Rumah Tahfidz Al-Quran” Masjid Nurul Islam di Kelurahan Jalan Kereta Api, Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Senin (3/6/2025).

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfidz Al-Quran Masjid Nurul Islam ini, juga disaksikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Yota Balad mewakili PJ.Walikota Pariaman dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman serta masyarakat setempat.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumatera Barat (Sumbar) menyambut baik rencana pembangunan Rumah Tahfidz ini. Karena, sesuai dengan apa yang telah menjadi cita-cita Pemko Pariaman dan Pemprov Sumbar.

Apalagi, sambung Gubernur Mahyeldi, dengan adanya Undang-Undang no. 17 tahun 2022 Tentang Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat. Sebab, Sumbar memiliki karakteristik, kekhususan dan keistimewaan “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah”.

“Dalam Undang-Undang 17 Tahun 2022 itu, dengan tegaskan negara mengakui dan menyadari di Sumbar Kitabullah Al-Quran merupakan satu hal yang mesti kita implementasikan. Dan, mesti kita programkan orang-orang yang akan mampu membaca, menghafal, mengamalkan dan memperjuangkan serta menjaga Al-Quran”, jelasnya.

Pembangunan rumah tahfiz ini, menurut Mahyeldi, tentu akan melahirkan hafiz dan hafizah yang bisa menjaga dan memelihara Al-Quran dengan hafalannya tersebut nantinya.

“Untuk itu, betul-betul dibutuhkan niat dan usaha yang sangat luar biasa mulianya untuk menghadirkan penjaga dan pengawal Al-Quran ini” ucapnya.

Mahyeldi menerangkan, jika suatu tempat atau rumah ada anggota keluarga yang membaca al-quran dan sholat berjamaah maka rumah, mushalla atau masjid itu akan mengeluarkan cahaya ketika di lihat oleh anggota-anggota yang ada di langit. Seperti kita melihat terangnya bintang walaupun kecil cahayanya di malam yang gelap gulita.

“Mudah-mudahan keberadaan rumah tahfiz ini, akan menjadi cahaya dalam kehidupan masyarakat yang ada di Kota Pariaman. Sehingga akan menjadi sebab dikunjungi para malaikat yang akan mendoakan warganya, jamaahnya dan juga masyarakat nantinya” harap Gubernur Mahyeldi.

Sementara itu, Yota Balad dalam sambutannya menyampaikan, ini sesuai dengan visi dan misi Pemko Pariaman. Ingin menjadikan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata yang berpendidikan dan bernuansa islami.

Yota Balad berkeinginan Kota Pariaman ini, pada setiap desa dan kelurahan sekaligus masing-masing rumah mempunyai satu hafiz Al-Quran. Sehingga bisa membawa syafaat dan manfaat bagi pembacanya, juga orang yang mendengarkannya.

“Jika sudah banyak hafiz Quran di Kota Pariaman ini, mudahan-mudahan silaturahmi tidak akan pernah terputus, fitnah tidak ada. Dan, kekompakan bisa menyatukan warga Kota Pariaman dalam membangun dan mewujudkan cita-cita Kota Pariaman berkemajuan yang agamis kita cintai ini”, pungkasnya.

Untuk itu, tambah dia, saya apresiasi sekali pembangunan rumah tahfiz Masjid Nurul Islami yang sudah tertunda selama sepuluh tahun terakhir ini.

“Semoga bisa mewujudkan atau melahirkan hafiz dan hafizah berkualitas di Kota Pariaman nantinya”, harap Sekdako Yota Balad.

Ketua Masjid Nurul Islami, Zalman Zaunit mengatakan pembangunan rumah tahfiz ini diperuntukan buat belajar al-quran bagi sanak kemenakan yang ada di kelurahan jalan kereta api.

“Untuk itu, agar mereka bisa membaca, menghafal al-quran.Dan, mampu mengamalkan nya dengan menjadi hafiz dan hafizah yang unggul” ucap Zalman Zaunit.

Ia jelaskan, pembangunan rumah Tahfidz Al-Quran Masjid Nurul Islami ini direncanakan dengan luas 9 X 8 untuk 5 lokal dibawah dan 5 lokal diatas. Ukuran satu lokal sebesar 9×8 meter. Dalam rencana anggaran bangunan (RAB) akan menelan biaya sekitar 2,7 milyar.

“Semoga keinginan mulia ini secepatnya bisa terwujud sebagai cita-cita warga kelurahan jalan kereta api.Nantinya agar anak-anak bisa tumbuh dengan agama yang kuat dan bisa menjadi pemimpin yang agamais di masa depan”, pintanya. (ssc).