Kecelakaan Maut di Bekasi, 12 Orang Jadi Korban

Truk molen diduga mengalami rem blong hingga menabrak 12 orang
Truk molen diduga mengalami rem blong hingga menabrak 12 orang

Jakarta – Kecelakaan maut melibatkan sebuah truk molen bermuatan adukan semen terjadi di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sore.

Kendaraan tersebut menabrak 12 orang yang tengah menunggu bus di halte. Insiden ini mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan yang diduga disebabkan oleh rem blong itu berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, truk melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) menuju kawasan Rawa Panjang.

Ketika melewati jalan menurun di jembatan depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), sistem pengereman truk diduga mengalami kerusakan. Akibatnya, pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan yang dikemudikannya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sementara, sopir mengaku tidak dapat menghentikan kendaraan lantaran rem tidak lagi berfungsi.

Menurut Rojali, pengemudi sempat mencoba menghentikan truk dengan mengarahkannya ke tembok gerbang Universitas BSI. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga kendaraan terus melaju dan akhirnya menghantam sejumlah orang yang sedang berada di halte.

Ia menegaskan, para korban merupakan warga yang tengah menunggu kedatangan bus saat kecelakaan berlangsung.

Berdasarkan pendataan kepolisian, jumlah korban mencapai 12 orang, terdiri dari enam korban meninggal dunia dan enam lainnya mengalami cedera. Korban berasal dari berbagai kelompok usia, termasuk laki-laki, perempuan, hingga anak-anak.

Seluruh korban telah dilarikan ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Enam korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Siloam Rawa Panjang dan RSUD Kota Bekasi.

Sementara itu, empat korban luka mendapatkan perawatan di RS Juwita, sedangkan dua korban lainnya dirawat di RS Siloam Rawa Panjang.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah mengamankan pengemudi truk molen untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa dugaan kerusakan pada sistem pengereman kendaraan.(Rey)

Editor: Edwardi