Sumut  

Dikatakan Sampah Berserakan di TPS Aek Paing, DLH Labuhanbatu Buka Suara

.

Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu memberikan klarifikasi terkait kondisi tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Aek Paing yang sebelumnya mendapat sorotan karena terlihat menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap.

Kepala DLH Kabupaten Labuhanbatu Syahbela Rusli Siregar, ST, MH melalui Kabid Persampahan Ahmad Rais, SE menjelaskan, tumpukan yang berada di lokasi tersebut bukan merupakan sampah liar, melainkan barang bekas atau botot yang dikumpulkan oleh warga untuk kemudian dipilah.

“Jadi yang disampaikan itu sampah berserakan, padahal itu botot yang belum diangkat. Memang itu tempat dia (pemilik) menumpuk bototnya, bukan sampah,” jelas Ahmad Rais kepada wartawan, Selasa (6/10/2026) malam.

Menurutnya, pemilik botot menggunakan becak motor (betor) untuk mengangkut barang-barang bekas tersebut. Barang yang dikumpulkan antara lain botol plastik, bekas kemasan plastik, hingga sisa makanan yang masih dipilah untuk dikumpulkan.

“Pemiliknya membawa betor. Sampah itu dipilah, kemudian dikumpulkan di situ. Ada nasi basi, botol dan bekas plastik yang dikumpulkan,” ujarnya.

Ahmad menegaskan, tumpukan tersebut bukan sampah yang dibuang sembarangan. Barang bekas itu disebut belum dipindahkan oleh pemiliknya dari lokasi penumpukan.

“Ini sebenarnya bukan sampah liar, tetapi barang yang tertumpuk dan belum dipinggirkan,” katanya.

Ia mengaku telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi tersebut. Ahmad menyebut dirinya berada di lokasi sekitar pukul 21.55 WIB.

Ia juga meminta agar tumpukan barang bekas tersebut segera dipindahkan karena berada di tepi jalan dan bukan merupakan bagian dari area tempat pembuangan akhir (TPA).

“Besok supaya digeser. Lokasinya itu di luar TPA kita, masih jauh ke dalam TPA dan berada di tepi jalan,” pungkasnya