Kapuas  

Konsultan Pastikan Air Campuran Beton Proyek Mandomai Diendapkan 24 Jam

Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Pengerjaan proyek cor beton di Kelurahan Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, terus berjalan. Kualitas bahan yang digunakan dalam pekerjaan tersebut menjadi perhatian di lapangan.

Proyek ini dikerjakan CV Arisim Pratama yang berpusat di Kuala Kapuas melalui Program Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan bersumber dari APBD Kabupaten Kapuas.

Konsultan Pengawas, Harianto, mengatakan air yang digunakan dalam proses pekerjaan terlebih dahulu diperiksa sebelum dimanfaatkan untuk kebutuhan pekerja maupun campuran beton.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (16/8/2026), Harianto menjelaskan air tersebut bersumber dari Handel Mandomai yang merupakan bagian dari anak Sungai Mandomai.

Sebelum digunakan, air terlebih dahulu ditampung dan diendapkan selama 24 jam. Setelah proses pengendapan, air pada bagian permukaan yang lebih jernih kemudian dialirkan ke drum atau bak penampungan kedua.

“Air ditampung dan diendapkan selama 24 jam. Setelah itu air permukaan yang lebih jernih dialirkan ke bak penampungan kedua sebelum digunakan dalam proses pencampuran beton menggunakan mixer,” jelas Harianto.

Ia mengatakan, proses tersebut dilakukan sebelum air digunakan dalam pekerjaan pengecoran.

Harianto menambahkan, setelah melalui proses pengendapan selama 24 jam, kondisi air di bak penampungan terlihat lebih bening dan tidak berbau.

“Setelah diendapkan, airnya bening dan tidak berbau, serta bukan air peceran,” ujarnya.

Menurutnya, pengecekan dan pengendapan air dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan bahan yang digunakan dalam pekerjaan cor beton berada dalam kondisi yang layak sebelum proses pencampuran dilakukan.(FJR)