Kota Pariaman – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang terbaik Kota Pariaman resmi diberangkatkan menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026. Wali Kota Pariaman Yota Balad yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Pariaman melepas langsung kontingen tersebut usai prosesi pengukuhan di Aula Balai Kota Pariaman, Rabu (5/8/2026).
Sebelum pelepasan, para peserta terlebih dahulu dikukuhkan sebagai Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) 16 Gerakan Pramuka Kota Pariaman oleh Ketua Kwarcab 16 yang juga Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi.
Pengukuhan itu menjadi penanda dimulainya perjuangan para peserta yang akan membawa nama Kota Pariaman pada pertemuan Pramuka terbesar tingkat nasional yang digelar lima tahun sekali.
Dalam arahannya, Yota Balad menegaskan bahwa kesempatan mengikuti Jambore Nasional merupakan sebuah kehormatan yang tidak dimiliki setiap anggota Pramuka. Seluruh peserta diminta mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi fisik, mental, maupun kedisiplinan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
“Pramuka adalah orang-orang pilihan. Mereka dididik menjadi pribadi yang disiplin, beretika, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan baik” kata Yota Balad.
Dia meminta agar anak-anak Pramuka mampu menunjukkan karakter yang lebih baik dan menjadi teladan bagi teman-temannya.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak terlena setelah dinyatakan lolos sebagai kontingen Jamnas. Menurutnya, menjaga kesehatan, pola makan, dan kebugaran menjadi modal utama menghadapi aktivitas padat selama sepekan di Buperta Cibubur.
Yota Balad menilai kesiapan fisik akan sangat menentukan kemampuan peserta dalam mengikuti setiap agenda yang telah disiapkan panitia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwarcab 16 Gerakan Pramuka Kota Pariaman, para pembina, Kamabigus, serta seluruh pihak yang selama ini konsisten membina generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.
Pembinaan yang berkelanjutan dinilai telah melahirkan kader-kader muda yang tangguh, mandiri, dan mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Menutup arahannya, Yota berpesan agar para peserta menjadikan Jambore Nasional sebagai ruang belajar dan memperluas persaudaraan, bukan semata-mata mengejar prestasi.
“Jadilah duta Kota Pariaman yang menunjukkan sikap disiplin, menjaga nama baik daerah, membangun persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia. Dan, pulang membawa pengalaman dan wawasan baru yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun daerah nantinya,” tegasnya.(r-mak).







