Kota Pariaman – Suara peluit panjang memecah pagi di Lapangan Sepak Bola AMS Pauh, Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (17/6/2026). Di tengah semangat puluhan pelajar yang siap bertanding, tendangan pertama Wali Kota Pariaman Yota Balad menjadi penanda resmi dimulainya Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Kota Pariaman Tahun 2026.
GSI ini merupakan sebuah ajang yang bukan sekadar kompetisi, tetapi panggung lahirnya harapan baru bagi sepak bola daerah.
Sebanyak 72 atlet muda dari SMP se-Kota Pariaman yang tergabung dalam empat tim perwakilan kecamatan akan bertarung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026.
Mereka datang membawa mimpi yang sama, membuktikan kemampuan terbaik sekaligus membuka jalan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Di hadapan peserta, Yota Balad mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan GSI.
Menurutnya, keberhasilan para pelajar menembus seleksi hingga tingkat kota merupakan bukti perjuangan dan dedikasi yang patut dihargai.
“Berbanggalah karena kalian terpilih menjadi yang terbaik. GSI bukan hanya tempat menunjukkan kemampuan di lapangan, tetapi juga kesempatan untuk menjadi bagian dari atlet masa depan yang akan membawa nama Kota Pariaman ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Yota Balad.
Ia menegaskan, GSI tidak semata-mata berbicara tentang kemenangan dan kemampuan mengolah si kulit bundar.
Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda melalui disiplin, kerja sama, mental tangguh, serta penghormatan terhadap nilai-nilai sportivitas yang semakin penting di tengah persaingan olahraga modern.
Yota Balad juga mengingatkan para peserta agar tidak menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan.
Ia menekankan pentingnya menghormati guru, orang tua, lawan bertanding, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan.
“Atlet hebat bukan hanya yang mampu mencetak gol, tetapi juga yang mampu menjaga sikap dan integritas,” ucap Yota Balad.
Gala Siswa Indonesia tingkat Kota Pariaman tahun ini menjadi langkah strategis untuk menjaring bibit-bibit pesepak bola potensial sejak usia dini.
Dengan dukungan penuh dari Disdikpora, KONI, Asprov PSSI Kota Pariaman, para kepala sekolah, pengawas sekolah, dan jajaran pemerintah daerah. Ajang ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi emas sepak bola Pariaman yang mampu bersinar hingga tingkat provinsi bahkan nasional.(mak).







