Padang  

Semen Padang Kenalkan Sepablock untuk Percepat Pembangunan Huntap Pascabencana

PT Semen Padang Sosialisasikan Sepablock.
PT Semen Padang Sosialisasikan Sepablock.

PadangPT Semen Padang terus memperkuat upaya pemanfaatan inovasi material konstruksi guna mendukung percepatan pembangunan hunian bagi warga yang terdampak bencana.

Perusahaan yang merupakan bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ini kembali memperkenalkan produk Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) kepada masyarakat penerima bantuan Hunian Tetap (Huntap) Mandiri dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di Kantor Lurah Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, pada Kamis (4/6/2026).

Acara ini dibuka oleh Sekretaris BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang, Rully Hardian, dan diikuti oleh belasan warga penerima bantuan. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman terkait penggunaan material konstruksi yang akan diterapkan dalam pembangunan hunian pascabencana.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkenalkan inovasi produk sekaligus mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Ia berharap Sepablock dapat semakin dikenal luas dan dimanfaatkan sebagai alternatif bahan bangunan berkualitas dalam pembangunan rumah. Menurutnya, produk ini tidak hanya mendukung percepatan pembangunan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat terdampak bencana.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mendekatkan Sepablock kepada masyarakat agar bisa menjadi salah satu pilihan dalam membangun hunian yang layak dan berkualitas,” ujarnya.

Win juga menambahkan bahwa kehadiran Sepablock diharapkan mampu menghadirkan hunian yang tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga nyaman dan bermartabat bagi penghuninya, khususnya bagi masyarakat yang sedang dalam proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Staf Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang, Doni Maizwar, menjelaskan bahwa Sepablock merupakan inovasi bahan bangunan yang dirancang untuk mendukung pembangunan rumah secara cepat, aman, dan efisien.

Ia mengungkapkan bahwa sistem bata interlock yang digunakan memungkinkan proses pembangunan berlangsung lebih singkat dibanding metode konvensional. Bahkan, satu unit rumah dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 hari tanpa mengurangi kualitas dan kekuatan bangunan.

“Sepablock memiliki berbagai keunggulan, termasuk ketahanan yang baik terhadap gempa. Hal ini membuatnya sangat cocok digunakan untuk pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana,” jelas Doni.

Selain itu, sistem pemasangan yang lebih sederhana juga membuat proses konstruksi menjadi lebih praktis dan efisien tanpa mengabaikan standar keamanan.

Di sisi lain, Rully Hardian menegaskan pentingnya sosialisasi ini agar seluruh pihak yang terlibat dalam program Huntap Mandiri memiliki pemahaman yang sama terkait material yang digunakan. Ia menyebutkan bahwa BNPB telah menetapkan Sepablock sebagai bahan utama dalam pembangunan hunian tersebut.

“Kami berharap seluruh penerima bantuan dapat memahami keunggulan serta cara penggunaan Sepablock melalui penjelasan yang diberikan,” katanya.

Rully juga mengajak para penerima manfaat untuk melihat langsung rumah contoh yang sedang dibangun di Kelurahan Silaing Bawah sebagai referensi penerapan material tersebut.

Para peserta pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi sekaligus meninjau langsung proses pembangunan rumah menggunakan Sepablock.

Salah satu penerima bantuan, Ayu, mengaku puas dengan progres pembangunan rumahnya yang masih berlangsung. Ia menilai penggunaan Sepablock mempermudah proses pembangunan dan mempercepat pengerjaan.

“Menurut saya material ini bagus dan prosesnya juga cepat. Saya berharap rumah ini segera selesai agar bisa segera ditempati bersama keluarga,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Ahmad Zain, vendor lokal yang terlibat dalam proyek tersebut. Ia menilai Sepablock memiliki banyak keunggulan dibandingkan material konvensional, terutama dari segi kemudahan pemasangan dan efisiensi waktu kerja.

“Pekerjaan jadi lebih cepat dan lebih mudah dengan sistem ini,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Sumatera Barat, sebanyak 11 unit hunian tetap mandiri di Kota Padang Panjang akan dibangun menggunakan Sepablock, dengan nilai bantuan masing-masing sebesar Rp60 juta. Saat ini, satu unit sedang dalam tahap pembangunan, sementara sisanya akan dikerjakan setelah seluruh penerima bantuan menyatakan kesiapan.(des*)