Padang  

Forki Sumbar 2025–2029 Resmi Dilantik, Targetkan Prestasi Karate di PON Mendatang

Pengukuhan Pengurus Forki Sumbar periode 2025-2029.
Pengukuhan Pengurus Forki Sumbar periode 2025-2029.

Padang – Harapan panjang insan karate Sumatera Barat akhirnya terwujud. Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Provinsi Sumatera Barat periode 2025–2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Forki, Hadi Tjahjanto. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut digelar di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Kota Padang, pada Sabtu (6/6/2026).

Kehadiran Hadi Tjahjanto memberikan dorongan motivasi baru bagi perkembangan olahraga bela diri di Ranah Minang. Mantan Panglima TNI itu menyampaikan keyakinannya bahwa prestasi Sumatera Barat, khususnya di cabang karate, akan terus meningkat di masa mendatang. Ia juga menilai kepengurusan baru ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Dengan dukungan dari jajaran Pemprov Sumbar, ini tentu menjadi semangat tersendiri bagi pengurus dalam membina olahraga di daerah,” ujar Hadi usai pelantikan.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah berjalan. Menurutnya, seluruh elemen harus mengesampingkan ego sektoral maupun perbedaan antarperguruan demi membangun ekosistem karate yang solid dan berprestasi.

Selain itu, Hadi mengingatkan para wasit dan juri agar selalu menjaga objektivitas dalam setiap pertandingan, mengingat padatnya agenda kompetisi ke depan.

“Yang benar itu harus dinilai benar, yang baik harus diakui baik. Ini penting untuk menjaga kualitas hasil pertandingan,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Penasihat Forki Sumatera Barat, Andre Rosiade. Ia optimistis kepengurusan baru mampu membawa prestasi karate Sumbar ke level yang lebih tinggi, mengingat banyaknya atlet potensial yang dimiliki daerah tersebut.

“Sebagai penasihat, saya tentu mendukung penuh. Saya yakin Forki Sumbar bisa menyumbang medali di PON mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menyampaikan target besar daerah pada Pekan Olahraga Nasional (PON), yakni 20 medali emas, dengan cabang karate diharapkan menyumbang tiga di antaranya. Ia juga menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan melalui ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai bagian dari proses regenerasi atlet.

“Pembinaan karate akan terus kami dorong, selain untuk prestasi juga sebagai upaya menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, juga menilai karate sebagai salah satu cabang yang konsisten memberi kontribusi bagi daerah. Ia menyoroti atlet unggulan seperti Farhan yang dinilai berpotensi besar meraih prestasi di tingkat nasional.

“Farhan sudah membuktikan diri dengan meraih perunggu di PON Aceh dan emas di Kejurnas Bandung. Kami optimistis dia bisa kembali menyumbang emas,” ujarnya.

Ketua Forki Sumatera Barat yang baru, Khairuddin Simanjuntak, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk PB Forki dan Pemerintah Provinsi Sumbar. Ia berharap amanah ini dapat menjadi semangat baru dalam meningkatkan prestasi karate di daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk memajukan karate Sumbar,” ucapnya.

Usai pelantikan, Forki Sumatera Barat langsung menyiapkan agenda awal, yakni Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang akan digelar di Kabupaten Pasaman pada 26–28 Juni mendatang. Ajang ini akan menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta pembinaan atlet ke jenjang yang lebih tinggi.(des*)