FajarHarapan.id – Kabar duka datang dari dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia pada Minggu, 31 Mei 2026. Kepergian Jenderal TNI (Purn) tersebut meninggalkan rasa kehilangan mendalam bagi keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kementerian Pertahanan, serta masyarakat Indonesia.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyiapkan rangkaian prosesi penghormatan terakhir secara militer.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, jenazah almarhum akan tiba di kantor Kementerian Pertahanan pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 07.30 WIB. Setibanya di lokasi, jenazah akan disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) untuk mengikuti prosesi penghormatan terakhir.
Upacara persemayaman akan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku inspektur upacara. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghargaan negara terhadap dedikasi panjang almarhum selama mengabdi di lingkungan militer maupun pemerintahan.
Usai pelaksanaan persemayaman, Kementerian Pertahanan dijadwalkan menggelar upacara pelepasan jenazah pada pukul 11.00 WIB. Setelah itu, jenazah akan diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.
Di lokasi tersebut, almarhum akan dimakamkan secara militer dengan upacara kehormatan penuh. Prosesi pemakaman militer itu merupakan penghormatan negara atas jasa-jasa Ryamizard Ryacudu selama bertugas sebagai prajurit TNI hingga dipercaya menjabat Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Kepergian sosok senior TNI itu menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, terutama karena kiprah dan pengabdiannya yang panjang di dunia pertahanan dan keamanan nasional.(*)






