Padang, fajarharapan.id – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan berbasis masyarakat. Pada Rabu, 29 April 2026, Jasa Raharja Kanwil Sumbar melaksanakan kegiatan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban di Aula Kantor Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Kegiatan ini melibatkan perangkat masyarakat mulai dari RT, RW, hingga warga Kelurahan Lubuk Buaya sebagai peserta utama. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar, Tim PT Jasa Raharja Wilayah Sumatera Barat, Tim RS Hermina, serta Tim Samsat Padang. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi langsung mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, dengan mendorong peran aktif RT dan RW sebagai pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif, sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain edukasi, kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat (PPGD). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memberikan penanganan awal saat terjadi kecelakaan lalu lintas, khususnya pada fase krusial atau golden period, sehingga dapat membantu menekan risiko fatalitas korban.
Tidak hanya itu, Jasa Raharja bersama Tim Samsat Padang juga memberikan informasi terkait pentingnya ketaatan pembayaran pajak kendaraan bermotor, termasuk manfaat SWDKLLJ sebagai perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kepatuhan administrasi kendaraan memiliki dampak langsung terhadap perlindungan diri dan sesama pengguna jalan.
Program ini merupakan bagian dari strategi preventif Jasa Raharja dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan berbasis komunitas. Dengan melibatkan langsung masyarakat di tingkat kelurahan, diharapkan pesan keselamatan dapat lebih efektif tersampaikan dan menjadi budaya yang tumbuh dari lingkungan sekitar.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta peran aktif masyarakat yang terlibat.
“Kami mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam kegiatan ini, khususnya keterlibatan aktif RT, RW, dan masyarakat Kelurahan Lubuk Buaya. Pendekatan berbasis komunitas seperti ini sangat efektif dalam menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas. Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya masing-masing,” ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa edukasi keselamatan dan pelatihan PPGD merupakan langkah nyata dalam upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban, khususnya di wilayah dengan tingkat mobilitas tinggi. Selain itu, peningkatan kepatuhan pajak kendaraan juga menjadi bagian penting dalam mendukung sistem perlindungan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Kanwil Sumatera Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas dan kepatuhan administrasi kendaraan dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan di Kota Padang, khususnya di Kelurahan Lubuk Buaya.(*)






