Jambi  

Buka EPSS 2026, Sekda Sudirman Dorong Peningkatan Kualitas Statistik Jambi

Jambi, fajarharapan.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, H. Sudirman secara resmi membuka Sosialisasi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) dan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2026 di Hotel Abadi Suite Jambi, Selasa (13/04/2026).

Dalam sambutannya, Sudirman menegaskan pentingnya penguatan tata kelola data melalui sinergi antarinstansi. “Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan statistik yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan dan mudah diakses,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara BPS, Dinas Kominfo, dan Bappeda dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia di Provinsi Jambi. “Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembinaan statistik sektoral ini,” katanya.

Menurutnya, regulasi seperti Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 dan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia menjadi dasar penting dalam mempercepat pembangunan statistik sektoral.

“Aturan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas statistik secara efektif, efisien, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sudirman mengungkapkan bahwa nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Provinsi Jambi tahun 2024 mencapai 2,68 dengan kategori baik. “Harapannya pada tahun 2026 nilai IPS kita dapat meningkat sebagai bukti bahwa tata kelola data di OPD semakin baik,” ujarnya.

Ia juga meminta OPD yang menjadi lokus pembinaan dan penilaian EPSS untuk memanfaatkan kegiatan ini secara optimal. “Saya minta kesempatan ini dimanfaatkan untuk memastikan seluruh indikator EPSS dapat terpenuhi secara maksimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong Bappeda, Dinas Kominfo, dan BPS untuk terus memperkuat sinergi.

“Data tidak hanya digunakan untuk perencanaan dan evaluasi, tetapi juga harus mendukung pelaksanaan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Sudirman menekankan bahwa IPS memiliki peran strategis dalam penilaian kinerja pemerintah. “IPS kini menjadi salah satu indikator kinerja utama dan juga digunakan dalam penilaian reformasi birokrasi, sehingga perlu dikawal bersama,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BPS, Bappeda, Dinas Kominfo, serta sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. ***/kaz