Jambi  

Pjs. Gubernur Jambi Apresiasi Berbagai Prestasi yang Diraih Pemkab Sarolangun

Pjs. Gubernur Jambi, Sudirman

Sarolangun, fajarharapan.id – Penjabat Sementara (Pjs), Gubernur Jambi Sudirman, mengapresiasi berbagai capaian dan prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Sarolangun.

“Saya mengapresiasi berbagai capaian dan prestasi yang diraih dengan kerja keras, cerdas, sinergis, fokus dan berkelanjutan. Semoga capaian-capaian tersebut menjadi penambah semangat untuk terus meningkatkan kinerja birokrasi dan pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Sarolangun,” ujar Sudirman.

Apresiasi ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-25 Kabupaten Sarolangun di Gedung DPRD Kabupaten Sarolangun, Selasa (15/10/2024).

Sudirman juga mengapresiasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kabupaten Sarolangun yang terus mengalami tren peningkatan.

“Momen ulang tahun ini harus kita maknai untuk mengevaluasi program pembangunan yang telah kita laksanakan, guna memperbaiki kekurangan-kekurangan, dan mempertahankan bahkan meningkatkan capaian dan hal-hal positif,” sambungnya.

Pjs. Gubernur Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung pembangunan dan mendorong kemajuan seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi serta sangat mendukung pembangunan Kabupaten Sarolangun dalam mewujudkan Kabupaten Sarolangun sebagai daerah yang maju, rukun, aman, hijau, bersih, dan nyaman, serta pelayanan publik yang prima.

“Program pembangunan Provinsi Jambi yang dialokasikan di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2024 ini diantaranya pembangunan Jalan Simp. Pelawan – Sei. Salak – Pkn. Gedang/Batang Asai (multy years) dan pembangunan Jalan Simp. Pauh-Air Hitam/Simp. Mentawak (DBHSawit). Selain itu, berbagai program juga dilaksanakan, baik melalui Program Dumisake, dan program-program lainnya,” ungkapnya.

Sudirman juga menambahkan, salah satu permasalahan yang harus diatasi adalah stunting. Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan target penurunan yang signifikan, dari kondisi 24,4 persen pada tahun 2021 menjadi 14 persen pada tahun 2024 tingkat nasional.

“Berdasarkan hasil SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) Tahun 2022, Provinsi Jambi mengalami penurunan stunting 4,4% dari tahun 2021, dari 22,4% pada tahun 2021 menjadi 18% pada tahun 2022, selanjutnya mengalami penurunan drastis menjadi 13,5% pada tahun 2023, dan menempatkan Provinsi Jambi menjadi Provinsi terbaik kedua dengan angka prevalensi terendah di Indonesia setelah Provinsi Bali. Namun, kita harus bekerja keras dan bekerja sinergis untuk terus menurunkan stunting,” katanya(***)