Padang – Pemerintah Kota Padang terus mendorong Program Unggulan “Padang Juara” untuk meningkatkan daya saing di kancah internasional. Salah satu upaya strategis dilakukan melalui penjajakan kerja sama pendidikan dengan institusi di Malaysia.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memimpin kunjungan kerja ke Kuala Lumpur dan Pulau Pinang pada Selasa (31/3/2026). Kunjungan ini bertujuan membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan sekaligus memperkuat karakter generasi muda di Kota Padang.
Fokus utama kegiatan tersebut adalah pengembangan program beasiswa Kartu Padang Juara serta penguatan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Dalam pertemuan dengan pimpinan Universiti Kuala Lumpur (UniKL), rombongan Pemko Padang membahas peluang pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi, khususnya dari keluarga kurang mampu.
Maigus Nasir menekankan, kerja sama ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan internasional yang lebih luas bagi anak-anak Padang.
“Kami tengah mempersiapkan berbagai skema kerja sama, termasuk pembagian biaya 50-50 atau bentuk beasiswa lainnya. Tujuannya jelas, agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa berprestasi melalui pendidikan,” ujar Maigus.
Selain aspek akademik, penguatan karakter juga menjadi perhatian utama. Maigus menambahkan, keteladanan tokoh nasional asal Minangkabau, Haji Agus Salim, menjadi inspirasi dalam membentuk generasi yang cerdas sekaligus berkarakter kuat.
“Semangat ini diwujudkan melalui program Padang Juara dan Smart Surau. Pendidikan karakter tidak hanya untuk umat Muslim, tapi juga kita dorong bagi non-Muslim melalui tempat ibadah masing-masing,” tambahnya.
Pihak UniKL menyambut baik inisiatif Pemko Padang. Azmi Bin Hassan, Deputy President Internationalisation, Industry and Partnership UniKL, menyatakan kesiapan institusinya untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.
“Kami terbuka untuk menerima pelajar dari Kota Padang. UniKL berkomitmen mencetak tenaga ahli yang unggul secara industri sekaligus berkarakter kuat,” ujarnya.
Azmi menilai, kedekatan budaya antara Indonesia, khususnya Padang, dengan Malaysia menjadi nilai tambah yang mempermudah adaptasi mahasiswa.
Kunjungan di Pulau Pinang juga memperluas jaringan kerja sama. Rombongan Pemko Padang, didampingi Konsulat Jenderal RI, disambut langsung oleh Datuk Bandar Majlis Bandaraya Pulau Pinang (MBPP), Rajendran P. Anthony, beserta jajaran.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemko Padang berharap program “Padang Juara” tidak hanya berdampak di tingkat lokal, tetapi juga membuka peluang pendidikan global bagi generasi muda, khususnya dari kalangan kurang mampu.(des*)






