Kota Pariaman – Malam Ramadan di Kampuang Tarandam, Kota Pariaman, terasa berbeda dari biasanya. Masjid Nurul Huda di Kelurahan Pondok II, Kecamatan Pariaman Tengah, dipenuhi jamaah yang datang bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga menyambut kedatangan rombongan Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Di tengah suasana religius itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah hadir bersama Wali Kota Pariaman Yota Balad dan jajaran pejabat daerah, Minggu (15/3/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Pemerintah provinsi memanfaatkan momentum Ramadan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyatukan langkah pembangunan antara provinsi dan daerah.
Dalam rombongan itu turut para kepala OPD, serta penceramah nasional Prof. Dr. H. Ahmad Wira yang menyampaikan tausiah kepada jamaah.
Sebelum tiba di masjid, rangkaian kegiatan dimulai sejak siang hari dengan rapat koordinasi antara Gubernur Sumbar dan Pemerintah Kota Pariaman di Aula Balaikota.
Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan forum diskusi bersama Forkopimda serta agenda berbuka puasa bersama di Rumah Makan Sambalado Kuraitaji, memperkuat komunikasi lintas lembaga dalam mengawal pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan hanya rutinitas tahunan pemerintah.
Menurutnya, kegiatan ini adalah ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun harmoni antara pemerintah dan masyarakat.
Ia berharap kebersamaan yang terjalin di bulan suci ini dapat mendorong kolaborasi yang lebih kuat dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Sumatera Barat.
Di tengah suasana penuh kehangatan itu, bantuan pun disalurkan kepada masyarakat dan pengurus masjid. Masjid Nurul Huda menerima hibah Rp50 juta dari Pemprov Sumbar, ditambah Rp10 juta dari CSR Bank Nagari serta 40 Al-Qur’an yang diserahkan oleh ASN Pemprov.
Tak hanya itu, Baznas Sumbar juga menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp543 juta untuk 543 pelajar serta bantuan kemanusiaan bagi dua petugas masjid.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakatnya.
Ia menilai kehadiran Tim Safari Ramadan menjadi jembatan hati antara pemerintah dan warga. Melalui momentum ini, masyarakat dapat menyampaikan langsung aspirasi dan harapan mereka kepada pimpinan daerah.
Yota juga memaparkan sejumlah langkah pembangunan yang sedang dilakukan di Kota Pariaman, termasuk revitalisasi kawasan olahraga Gor Rawang.
Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemprov Sumbar, anggota DPR RI hingga dana CSR perusahaan, fasilitas jogging track telah dibangun dan kolam renang di kawasan tersebut direncanakan kembali difungsikan tahun ini.
Tak berhenti pada pembangunan fisik, pemerintah kota juga menggelar program bantuan sosial bagi masyarakat. Salah satunya pembagian seragam sekolah gratis kepada ratusan siswa tingkat SD dan SMP dari keluarga kurang mampu, sebagai bagian dari program unggulan kepemimpinan Yota Balad dan Mulyadi.
Usai kegiatan di Masjid Nurul Huda, rombongan gubernur melanjutkan agenda spiritual dengan melaksanakan i’tikaf di Masjid Jabal Ilmi, Desa Kampung Gadang Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur.
Perjalanan Safari Ramadan itu ditutup dengan salat Subuh berjamaah di Masjid Al-Hidayah, Desa Tanjung Sabar, Kecamatan Pariaman Utara—menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya waktu beribadah, tetapi juga saat memperkuat kebersamaan antara pemimpin dan rakyatnya.(mak).






