Bupati Padang Pariaman Temui Setama BNPB Bicarakan Rekontruksi Pemulihan Pascabencana

Jakarta – Langkah cepat kembali diperlihatkan Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis, melakukan audiensi dengan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Apt.Rustian, S.Si., M.Kes, di Graha BNPB, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Pertemuan itu menjadi momentum penting bagi Padang Pariaman untuk memperjuangkan dukungan pusat dalam memulihkan daerah yang dihantam bencana banjir dan longsor.

Di meja pertemuan itu, John Kenedy Azis tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa satu misi besar. Memastikan daerah yang terdampak bencana tidak dibiarkan berjuang sendiri.

Oleh sebab itu, makan perlu dukungan dana rehabilitasi dan rekonstruksi dari BNPB menjadi harapan besar agar masyarakat yang terdampak agar dapat segera bangkit dari keterpurukan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa pemulihan pascabencana bukan sekadar memperbaiki kerusakan fisik.

Lebih dari itu, kata dia, yang dipertaruhkan adalah kehidupan masyarakat yang sempat lumpuh akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Padang Pariaman.

“Salah satu agenda paling krusial yang ikut kita perjuangkan adalah pembangunan Jembatan Sikabu, infrastruktur vital yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat,” tutur John Kenedy Azis.

Jembatan itu direncanakan mulai dikerjakan tahun ini, dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap dukungan dana hibah dari BNPB dapat mempercepat realisasi pembangunannya.

“Bagi masyarakat setempat, Jembatan Sikabu bukan sekadar bangunan beton dan besi,” ucap John Kenedy Azis. Karena, jembatan teesebut adalah penghubung kehidupan.

“Jalur yang menghidupkan kembali aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses layanan publik yang sempat terganggu pascabencana,” harap Bupati John Kenedy Azis yang pernah di DPR RI dia priode tersebut.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat penderitaan warganya.

Audiensi dengan BNPB ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah untuk memastikan setiap korban bencana mendapatkan perhatian dan pemulihan yang nyata.

Langkah itu sekaligus menegaskan satu pesan kuat. Pemulihan Padang Pariaman harus dipercepat. Infrastruktur harus kembali berdiri, akses masyarakat harus pulih. Harapan warga yang sempat runtuh akibat bencana harus kembali dibangun.(bay).