Padang Pariaman – Di tengah tekanan efisiensi anggaran yang membayangi banyak daerah, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menegaskan bahwa pembangunan tetap berjalan. Hal itu disampaikan Bupati John Kenedy Azis didampingi Wabup Rahmat Hidayat (JKA-Rahmat) saat memaparkan capaian satu tahun kepemimpinannya, pada Senin (2/3/2026).
Pemaparan tersebut disampaikan dalam kegiatan refleksi satu tahun pemerintahan JKA–Rahmat yang digelar di Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman. Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, organisasi kemasyarakatan hingga kalangan pemuda.
Dalam kesempatan tersebut, John Kenedy Azis mengakui bahwa ruang fiskal daerah masih terbatas. Namun menurutnya, kondisi itu tidak menjadi alasan bagi pemerintah daerah Padang Pariaman untuk menghentikan pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Walaupun di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap berusaha menjaga agar pembangunan terus berjalan. Pemerintah daerah Padang Pariaman tidak berhenti bekerja untuk kepentingan masyarakat,” ujar John Kenedy Azis.
Ia memaparkan sejumlah capaian pembangunan infrastruktur selama satu tahun terakhir di Padang Pariaman. Di antaranya pembangunan jalan sepanjang 7.909 meter serta rehabilitasi jalan sepanjang 1.020 meter.
Kemudian, pemerintah daerah juga melakukan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 326,9 kilometer untuk menjaga kelayakan akses transportasi masyarakat.
Upaya peningkatan konektivitas juga dilakukan melalui pembangunan enam unit jembatan baru serta rehabilitasi enam unit jembatan lainnya.
Selain itu, penguatan tebing sepanjang 87,30 meter turut dibangun sebagai langkah mitigasi terhadap potensi kerusakan lingkungan dan bencana.
Di sektor pengelolaan sumber daya air, pemerintah daerah membangun jaringan irigasi permukaan sepanjang 476,7 meter dan melakukan operasi serta pemeliharaan jaringan irigasi sepanjang 24.661 meter guna mendukung produktivitas pertanian masyarakat.
Pemerintah daerah juga membangun tujuh unit Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) terpusat skala permukiman sebagai upaya meningkatkan kualitas sanitasi serta kesehatan lingkungan masyarakat.
Meski berbagai program pembangunan telah dijalankan, Bupati John Kenedy Azis bersama Wabup Rahmat Hidayat tetap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam satu tahun kepemimpinan mereka masih terdapat pembangunan fisik yang belum dapat diwujudkan secara maksimal.
Menurutnya, keterbatasan anggaran justru menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk tetap bekerja lebih efektif, kreatif, dan fokus pada program pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman.(bay).






