Polisi Sita Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Selama Operasi

Ilustrasi
Ilustrasi

Dharmasraya – Jajaran Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, mencatat sejumlah keberhasilan selama pelaksanaan Operasi Pekat Singgalang 2026 yang berlangsung pada 12–28 Februari 2026.

Dalam operasi ini, aparat berhasil mengamankan barang bukti narkotika berupa 21,29 gram sabu-sabu dan 519,4 gram ganja siap pakai.

Kapolres Dharmasraya, Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, menekankan bahwa pengungkapan kasus narkoba ini menunjukkan komitmen serius aparat dalam memberantas peredaran narkotika.

“Melalui Operasi Pekat Singgalang 2026, kami berhasil mengungkap penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dan ganja. Upaya ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam melindungi generasi muda dari dampak buruk narkoba,” ujar Kapolres saat rilis hasil operasi di Pulau Punjung, Senin.

Selain kasus narkoba, polisi juga mengamankan sembilan sepeda motor dan satu mobil terkait kasus pencurian kendaraan bermotor. Petugas turut menyita 275 botol minuman keras, 270 liter tuak, 167 knalpot brong, uang tunai Rp233 ribu dari kasus perjudian, serta sejumlah alat kontrasepsi terkait praktik prostitusi.

Secara keseluruhan, operasi ini menahan dua tersangka pencurian kendaraan bermotor, satu tersangka perjudian, serta tujuh tersangka narkoba. Beberapa dari tersangka narkoba tersebut merupakan residivis.

Kapolres menambahkan, sebelum operasi digelar, kepolisian bersama pemerintah daerah telah mengeluarkan surat edaran untuk mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam gangguan keamanan dan ketertiban.

Operasi ini dilaksanakan sebagai upaya menciptakan situasi kondusif, terutama menjelang dan selama bulan Ramadhan. Sasaran utamanya meliputi peredaran minuman keras, perjudian, prostitusi, dan penyalahgunaan narkotika.

“Tujuan utama operasi ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, memberikan apresiasi atas langkah tegas tim gabungan selama operasi. Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan saat Ramadhan, tetapi juga secara rutin.

“Pemda siap memfasilitasi dan bekerja sama dengan seluruh pihak, termasuk Polri, TNI, dan Kejaksaan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Bupati.(des*)