Jakarta – Segmen SUV dengan karakter desain mengotak atau boxy semakin mendapat tempat di pasar otomotif Indonesia. Kehadiran sejumlah merek baru, terutama dari China, turut membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan kendaraan dengan tampilan yang identik dengan bodi tegap dan kokoh.
Jika sebelumnya pilihan SUV bergaya boxy masih terbatas, kini model yang tersedia semakin beragam. Beberapa di antaranya adalah BAIC BJ40, GWM Tank, iCAR V23 dan V27, serta Jetour T1 dan T2.
Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia, Irwan Nugraha Kurnia, mengatakan pertumbuhan minat terhadap SUV tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi fenomena di pasar global.
Menurutnya, perkembangan serupa terlihat pada SUV yang mengusung desain boxy. Berdasarkan pengamatannya dalam beberapa tahun terakhir, segmen tersebut menunjukkan peningkatan permintaan.
“Kita juga melihat bahwa tren SUV boxy ini meningkat. Sebagai contoh, di 2024 itu hanya 1,6 persen. Ya, tapi 2025 itu meningkat menjadi 6 persen,” ujar Irwan di Tangerang, sebagaimana dikutip Senin (10/8/2026).
Peningkatan tersebut menjadi gambaran bahwa desain SUV yang terlihat gagah dan memiliki garis bodi tegas mulai semakin menarik perhatian calon konsumen.
Jetour Perkenalkan T2 i-DM
Perkembangan tren tersebut turut menjadi peluang bagi produsen untuk menghadirkan produk baru. Dalam ajang GIIAS 2026, Jetour memperkenalkan T2 i-DM sebagai tambahan varian untuk lini SUV boxy mereka.
Tak hanya memamerkan kendaraan, Jetour juga menghadirkan konsep aktivitas interaktif bagi pengunjung booth. Konsep tersebut dirancang agar calon konsumen tidak hanya melihat produk, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang berkaitan dengan perjalanan dan petualangan.
Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan rangkaian aktivitas tersebut dibuat untuk memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh kepada pengunjung.
“Melalui berbagai aktivitas yang kami hadirkan di booth Jetour, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar melihat dan membeli kendaraan. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan berbagai produk dan aktivitas yang kami siapkan, sehingga dapat merasakan pengalaman yang lebih menyenangkan dan memahami bagaimana Jetourdapat menjadi bagian dari setiap perjalanan mereka,” kata Ranggy.
Pengalaman tersebut dikemas melalui tiga tahapan, yakni You Decide Where To Go, JETOUR Adventure Map, dan Mark Your Adventure. Seluruh aktivitas terhubung melalui Adventure Passport dan dapat diikuti dengan melakukan pemindaian kode QR pada setiap tahap.
Menentukan Karakter Petualangan
Tahap pertama bertajuk You Decide Where To Go: Discover Your Adventure DNA. Pengunjung terlebih dahulu memilih jenis destinasi yang paling sesuai dengan preferensi mereka.
Ada tiga pilihan yang tersedia, yaitu City Escapes, Hidden Escapes, dan Wild Indonesia Destination.
Pilihan tersebut kemudian digunakan sistem untuk menentukan Adventure Persona masing-masing peserta. Hasilnya menggambarkan karakter perjalanan pengunjung sekaligus menghubungkannya dengan pengalaman berkendara menggunakan Jetour T2 i-DM.
Setelah menyelesaikan tahap pertama, peserta melakukan pemindaian QR sebagai tanda bahwa misi telah berhasil dituntaskan.
Selanjutnya, pengunjung memasuki misi JETOUR Adventure Map. Pada tahap ini, mereka dapat menggunakan meja digital interaktif untuk mengeksplorasi perjalanan berdasarkan destinasi yang sebelumnya telah dipilih.
Peta tersebut menampilkan lokasi tujuan, titik perjalanan, serta perkiraan jarak dalam kilometer. Selain informasi perjalanan, tersedia pula menu Dealer Network yang memungkinkan pengunjung mengetahui jaringan dealer Jetour.
Saat ini, terdapat informasi mengenai 40 jaringan dealer Jetour yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk beberapa lokasi yang direncanakan segera beroperasi.
Setelah menyelesaikan eksplorasi pada peta digital, peserta kembali melakukan pemindaian QR untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Menyusun Peta Impian Perjalanan
Misi terakhir diberi nama Mark Your Adventure. Dalam aktivitas ini, pengunjung dapat menuliskan destinasi yang ingin mereka datangi bersama Jetour beserta harapan yang ingin diwujudkan selama perjalanan tersebut.
Tulisan itu kemudian ditempatkan pada peta Indonesia berdasarkan lokasi tujuan yang dipilih. Dengan demikian, seluruh catatan pengunjung secara bertahap membentuk sebuah peta kolektif yang berisi berbagai impian perjalanan.
Tahap ketiga juga diakhiri dengan pemindaian QR. Setelah seluruh rangkaian aktivitas adventure selesai diikuti, peserta akan mendapatkan kode QR khusus.
Kode tersebut dapat digunakan untuk menukarkan hadiah fisik yang telah disiapkan Jetour bagi pengunjung yang mengikuti pengalaman interaktif tersebut.(BY)







