Yogyakarta– Gelombang tinggi masih mengancam pesisir selatan DIY pada Selasa (1/8/2023). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga untuk tetap waspada.
Hasil prakiraan BMKG menunjukkan bahwa ketinggian gelombang di perairan selatan Yogyakarta diperkirakan mencapai antara 2,5 hingga 4 meter, atau masuk dalam kategori tinggi. Gelombang tinggi tersebut telah menyebabkan Pantai Trisik di Kabupaten Kulonprogo mengalami abrasi. Sejumlah pohon cemara udang pun tumbang akibat gelombang tersebut, sementara lokasi konservasi penyu juga terancam.
Secara keseluruhan, kondisi cuaca di pagi hari berawan namun cerah. Kondisi ini diprediksi akan berlanjut hingga siang dan sore hari. Pada malam hari, cuaca akan berawan, dan diperkirakan akan kembali cerah berawan pada Rabu (2/8/2023) dini hari. Suhu udara berkisar antara 19 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 65-95 persen. Angin akan bertiup dari timur laut ke selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 30 kilometer per jam.
BMKG mengimbau seluruh warga di daerah pesisir selatan DIY untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi gelombang tinggi. Diharapkan masyarakat agar mengambil langkah pencegahan dan tetap berhati-hati di sekitar pantai serta wilayah pesisir untuk menghindari risiko yang dapat ditimbulkan oleh gelombang tinggi tersebut.(des)







