Kota Pariaman – Prestasi kelas Asia lahir dari Kota Pariaman, Sumatera Barat. Zikrha Dwi Putri, atlet Tim Nasional Teqball Indonesia asal Pariaman, mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali perak SEA Games 2025 Thailand. Atas capaian itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad memberikan apresiasi khusus berupa beasiswa pendidikan sebagai bentuk dukungan nyata negara kepada atlet berprestasi.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung Yota Balad saat menerima Zikrha bersama orang tuanya di ruang kerja Wali Kota, Balaikota Pariaman, Rabu (17/12/2025). Hadir mendampingi Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD beserta jajaran, menegaskan bahwa prestasi Zikrha adalah kebanggaan kolektif daerah.
Pada ajang SEA Games ke-33, Zikrha tampil gemilang di nomor Teqball Single Putri. Di partai final, ia harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah Jutatip Kuntatong, juara dunia teqball nomor satu saat ini. Meski gagal meraih emas, perjuangan Zikrha di level tertinggi Asia Tenggara menjadi simbol keberanian dan daya saing atlet Indonesia.
“Ini bukan sekadar medali perak. Ini adalah bukti bahwa anak daerah mampu berdiri sejajar dengan atlet terbaik dunia,” tegas Yota Balad.
Menurutnya, prestasi Zikrha telah membawa nama Indonesia, Sumatera Barat, dan Kota Pariaman ke panggung internasional. Ia menekankan, pemerintah daerah tidak boleh abai terhadap atlet yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan masa muda demi prestasi.
“Terus jaga kesehatan, terus berlatih, jangan cepat puas. Kota Pariaman bangga dan akan selalu mendukung Ananda Zikrha menorehkan prestasi di level nasional hingga dunia,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Yota Balad memberikan beasiswa pendidikan untuk membantu biaya kuliah Zikrha yang saat ini tengah menyelesaikan studi tingkat akhir. Kebijakan ini disebut sebagai komitmen Pemko Pariaman agar atlet berprestasi tidak hanya berjaya di arena, tetapi juga kuat secara akademik.
Zikrha Dwi Putri lahir di Pariaman, 23 Desember 2004. Ia merupakan mahasiswa tingkat akhir STIT Syech Burhanuddin Pariaman, Program Studi Pendidikan PAUD. Anak kedua dari empat bersaudara pasangan M. Rodi dan Fitria Yenti ini memulai karier olahraga dari sepak takraw, dibina melalui PPLP Sumbar sejak 2018.
Namanya semakin bersinar setelah meraih medali emas PON XXI Aceh–Sumut 2024, sebelum akhirnya menorehkan sejarah baru lewat medali perak SEA Games 2025.
Hingga Rabu (17/12/2025) pukul 17.15 WIB, Indonesia telah mengoleksi 230 medali di SEA Games 2025 Thailand—70 emas, 77 perak, dan 83 perunggu—menempatkan Merah Putih di peringkat kedua klasemen sementara, tepat di bawah tuan rumah Thailand.
Dari Pariaman untuk Indonesia, Zikrha Dwi Putri membuktikan: mimpi besar bisa lahir dari daerah, dan prestasi dunia bisa diraih dengan tekad, disiplin, dan dukungan yang nyata.(r-mak).







