Sumbar  

Jembatan Panta Matur Telah Bisa Digunakan Untuk Akses Menuju Bukittinggi

Agam – Satu unit Jembatan penghubung pada lajur jalan Panta Matur Kabupaten Agam Sumatera Barat untuk akses menuju Bukittinggi yang putus akibat becana banjir bandang, Kamis (27/11/2025) telah bisa dilewati kembali dengan kendaraan bermotor.

Hal tersebut, diungkapkan Pengurus Komunitas Matur Creative Space Fahri Ramadan, ketika dikonfirmasi FajarHarapan Id, Kamis (4/12/2025).

“Alhamdulilah, jembatan dalam kondisi darurat tersebut, telah rampung dan bisa dilewati kendaraan roda 2 dan roda 4, sejak, Kamis (3/12/2025), sambung Fahri Ramadan.

Berhasilnya pekerjaan dan pembuatan jembatan darurat yang merupakan swa daya murni masyarakat itu, namun tidak terlepas dari rasa kepedulian, semangat dan kebersamaan warga Kecamatan Matur dari 6 Nagari, termasuk Santri Pondok Panta serta Komunitas Matur Creative Space.

“Masyarakat juga secara bersama- sama berujibaku tanpa mengenal lelah siang dan malam, bersama unsur TNI- Polri dengan memanfaatkan 2 unit excavator dari IV Koto, 1 unit dari Lawang, 1 unit dari Pondok Panta serta peralatan lain untuk mendukung pekerjaan,” sebut Fahri.

Material yang digunakan untuk pembuatan jembatan darurat dengan
panjang lebih kurang 12 meter itu terdiri pohon kayu, papan dan matri lainnya.

Dengan adanya jembatan darurat tersebut, kata Fahri, maka pengguna kendaraan bermotor, baik dari Palembayan maupun dari Matur telah bisa menggunakan jembatan tersebut untuk akses menuju Bukittinggi dan sebaliknya.

Kendati demikian, pengendara kendaraan diimbau untuk tetap berhati-hati, karena kondisi jalan masih dalam tahap pemulihan.

“Aksi masyarakat yang saling bahu membahu dan membantu ini, menjadi bukti kuatnya semangat warga dalam mengujudkan rasa kepedulian dan solidaritas yang tinggi sesama warga untuk menunjang kepentingan umum,” tuturnya.

Berkat adanya kebersamaan dan kerja keras masyarakat Matur, maka jalur vital dari Matur menuju Bukittingi telah dapat digunakan kembali

Pada goro bersana pembuatan jembatan darurat tersebut, juga tampak aktif ” Mak Jangguik” (Oki).(R-Dz)