Padang, fajarharapan.id – PT Jasa Raharja terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya transportasi darat yang aman, tertib, dan berkelanjutan. Hal ini terlihat dari keikutsertaan Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri yang digelar oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar di Ruang Rapat Endra Dharmalaksana, Kamis (16/10).
Rakor tersebut mengangkat tema “Revitalisasi Forum Lalu Lintas di Era Digital Mewujudkan Stabilitas Kamseltibcarlantas Menuju Indonesia Emas”, dan dihadiri oleh berbagai instansi strategis seperti Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat.
Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkuat koordinasi antarinstansi guna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan. Dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, forum ini diharapkan mampu mengintegrasikan data dan kebijakan dari seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan sistem transportasi yang modern dan adaptif.
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya revitalisasi forum lalu lintas sebagai sarana memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Rakor ini menjadi langkah nyata untuk menyatukan visi seluruh pihak dalam mewujudkan stabilitas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Barat. Di era digital saat ini, sinergi berbasis data menjadi kunci dalam membangun sistem transportasi yang aman dan efisien,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kombes Reza menekankan bahwa kehadiran berbagai lembaga pemerintah dan mitra strategis, termasuk Jasa Raharja, menunjukkan bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian semata, tetapi merupakan kerja bersama yang harus terus diperkuat melalui inovasi dan integrasi sistem.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai revitalisasi forum lalu lintas merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan keselamatan transportasi di era digital.
“Kami mengapresiasi inisiatif Ditlantas Polda Sumbar yang telah menghidupkan kembali forum lintas sektor ini. Upaya ini sangat sejalan dengan misi Jasa Raharja dalam memperkuat budaya keselamatan dan memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat pengguna transportasi,” ungkapnya.
Teguh menambahkan, Jasa Raharja terus melakukan transformasi digital dalam berbagai aspek pelayanan, mulai dari integrasi data kecelakaan dengan kepolisian dan rumah sakit hingga percepatan proses santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. “Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan kami memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan transparan. Ini menjadi bukti nyata dukungan Jasa Raharja terhadap upaya nasional mewujudkan keselamatan transportasi,” jelasnya.
Ia juga berharap forum lalu lintas yang direvitalisasi ini dapat menjadi wadah kolaborasi berkelanjutan antarinstansi, bukan hanya dalam penanganan kecelakaan, tetapi juga dalam upaya pencegahannya melalui edukasi, rekayasa lalu lintas, dan penegakan hukum yang konsisten. “Keselamatan harus menjadi budaya bersama, bukan hanya slogan. Melalui sinergi seperti ini, kita dapat menekan angka kecelakaan dan membangun transportasi yang lebih beradab,” tambah Teguh.
Rakor Ditkamsel Korlantas Polri di Sumatera Barat ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah menuju sistem transportasi yang berkeselamatan di era digital. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan Jasa Raharja diharapkan mampu mewujudkan transportasi darat yang selamat, tertib, serta mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.
Melalui partisipasi aktifnya dalam forum ini, Jasa Raharja kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan inovasi, memperkuat koordinasi, dan menjaga keberlanjutan sistem keselamatan lalu lintas demi masa depan transportasi Indonesia yang lebih maju dan manusiawi.(*)






