Sport  

Patrick Kluivert Resmi Hengkang dari Timnas Indonesia, Ini Perkiraan Pesangonnya

Berapa pesangon atau kompensasi Patrick Kluivert setelah dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia?
Berapa pesangon atau kompensasi Patrick Kluivert setelah dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia?

JakartaFederasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi menghentikan kerja sama dengan Patrick Kluivert dari posisi pelatih kepala Timnas Indonesia. Keputusan tersebut diumumkan pada Kamis (16/10/2025) siang waktu Indonesia Barat, dan juga mencakup pemberhentian seluruh staf kepelatihan yang mendampinginya.

1. Pemberhentian Seluruh Staf Kepelatihan

Selain Kluivert, jajaran pelatih asing seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg juga tidak lagi menjadi bagian dari tim nasional. PSSI menyampaikan bahwa pemutusan kerja sama ini dilakukan dengan mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama.

“PSSI dan tim pelatih Tim Nasional Indonesia secara resmi menyetujui pengakhiran kontrak lebih awal melalui kesepakatan bersama,” tulis pernyataan resmi federasi.
Kesepakatan tersebut menandai berakhirnya kontrak kerja sama yang sejatinya berdurasi dua tahun antara kedua pihak.

2. Kompensasi untuk Patrick Kluivert

Karena kontrak dihentikan sebelum waktunya, PSSI wajib memberikan kompensasi atau pesangon sesuai kesepakatan yang berlaku. Nilainya belum diungkap secara resmi, namun banyak pihak memperkirakan jumlahnya cukup besar mengingat Kluivert menandatangani kontrak jangka panjang hingga Januari 2027.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa mantan pemain Barcelona dan Newcastle United itu menerima gaji sekitar Rp1,3–1,5 miliar per bulan. Jika angka tersebut benar, maka total kompensasi yang harus dibayarkan bisa mencapai puluhan miliar rupiah bila mengacu pada sisa masa kontrak.

Sebagai perbandingan, saat Kluivert diberhentikan oleh klub Turki Adana Demirspor pada Desember 2023, kasusnya sempat berujung di FIFA Football Tribunal. Dalam keputusan tersebut, Kluivert berhak atas kompensasi sebesar 150.000 euro (sekitar Rp2,9 miliar) ditambah remunerasi tambahan senilai 142.666 euro (sekitar Rp2,74 miliar).

Kali ini, pemecatan dari kursi pelatih Timnas Indonesia terjadi setelah Kluivert baru sekitar 10 bulan menukangi skuad Garuda sejak ditunjuk pada Januari 2025.(BY)