Teknologi Jepang Masuk Pariaman Pasang Filter Air Canggih! Direktur CCR Buka Peluang Kerja ke Negeri Sakura

Kota Pariaman – Kota Pariaman, Sumatera Barat kembali mencuri perhatian dunia internasional. Setelah dikenal dengan keindahan bahari dan semangat gotong royong warganya, kini giliran inovasi teknologi air bersih dari Jepang yang bakal hadir di kota ini.

Adalah Yasumasa Sasahara, Direktur CCR Corporation Japan perwakilan Indonesia, yang datang langsung ke Kota Pariaman membawa kabar baik.

Dalam kunjungannya ke Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, pada Minggu (12/10/205), pria yang akrab disapa Sasasa itu menyampaikan rencana hibah alat filterasi air berteknologi tinggi untuk salah satu sekolah di Kota Pariaman.

“Alat ini mampu menghasilkan air bersih dengan kadar bakteri dan kuman nol, aman langsung diminum. Kapasitasnya mencapai tiga ton air per hari dan bisa digunakan hingga 1.000 orang,” ujar Sasahara.

Tak hanya bicara teknologi, Sasahara juga membawa semangat kemanusiaan. CCR Corporation, jelasnya, merupakan perusahaan sosial berorientasi tujuan yang memadukan teknologi air modern dengan misi sosial. Yakni memastikan akses air bersih bagi anak-anak di sekolah dan masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyambut hangat niat baik tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari CCR Corporation Japan. Air bersih ini sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak sekolah agar tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Yota Balad.

Menariknya, Sasahara tidak berhenti di situ. Dalam kunjungan tersebut, ia juga menaruh perhatian pada potensi pariwisata Kota Pariaman yang menurutnya punya daya tarik luar biasa.

Ia menyatakan siap membantu menata kawasan wisata agar lebih rapi dan nyaman, tanpa menghilangkan keasrian alamnya.

“Pariaman punya pesona alam dan budaya yang indah. Saya ingin membantu agar tempat wisata di sini lebih tertata, tetapi tetap alami,” katanya dengan senyum khas Jepang.

Sebagai bentuk kolaborasi lanjutan, Sasahara bahkan membuka peluang kerja bagi warga Pariaman untuk bekerja di Jepang. Melalui jaringan kerjasamanya dengan perusahaan besar seperti Yamaha dan Toyota, ia siap memfasilitasi anak muda Pariaman yang ingin mengadu nasib ke Negeri Sakura.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Saya ingin anak muda Pariaman bisa maju dan bekerja di perusahaan besar di Jepang,” pesan Sasahara sebelum mengakhiri kunjungan.

Langkah ini diharapkan menjadi babak baru bagi Pariaman: dari kota wisata yang menawan menjadi kota kolaborasi global. Antara budaya, teknologi, dan masa depan yang bersih dan berdaya saing.(r-mak).