Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Vihara Avalokitesvara Rantauprapat memulai pembangunan kolumbarium atau tempat penyimpanan abu jenazah dan papan nama melalui prosesi peletakan batu pertama. Bangunan yang diperkirakan menelan biaya hingga Rp5 miliar itu diharapkan menjadi fasilitas yang representatif bagi umat Buddha di Kabupaten Labuhanbatu.
Dr (HC) Sujian Acan Hadiri Pelepasan 9 Truk Bantuan dari Labuhanbatu ke Aceh Tamiang
Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir dan…
