Jakarta — Keju merupakan produk olahan susu yang digemari masyarakat, dan sering dianggap sebagai sumber kalsium penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi. Tapi, seberapa besar kandungannya dan apa saja perbedaannya di antara masing-masing jenis keju?
Kalsium merupakan mineral penting yang mendukung proses pembentukan dan perawatan kepadatan tulang, menjaga kerja otot, menjaga proses penghantaran sinyal saraf, hingga pembekuan darah. Apabila tubuh kekurangan kalsium, risiko osteoporosis, yaitu kondisi saat tulang lebih rapuh dan gampang patah, juga dapat meningkat.
Umumnya, keju memang merupakan sumber kalsium yang cukup unggul, tetapi kadarnya dapat bervariasi sesuai proses pembuatan, kadar air, dan jenis kejunya.
Misalnya, keju yang lebih keras seperti Parmesan dan Cheddar cenderung punya kalsium lebih melimpah dibanding keju yang lembut, seperti Ricotta atau Cottage Cheese. Hal tersebut terjadi karena proses pematangan dan pengurangan air membuat nutrisi lebih pekat.
Berdasarkan laporan dari Medical News Today, satu ons (sekitar 28 gram) keju Parmesan menyediakan sekitar 330 miligram kalsium — yaitu lebih dari 30 persen asupan harian yang disarankan untuk orang dewasa.
Sementara itu, satu ons keju Cheddar umumnya mengandung sekitar 200 miligram kalsium. Keju Mozzarella juga punya kalsium di kisaran 200 miligram per ons, sedangkan keju Swiss lebih unggul, yaitu sekitar 270 miligram per ons.
Selain jenis keju, proses penyerapan kalsium juga dipengaruhi oleh ada tidaknya vitamin D dan laktosa di dalamnya.
Banyak orang mungkin khawatir mengenai kandungan lemak jenuh dan garam yang terdapat pada keju, namun saat ini juga tersedia varian keju rendah lemak dan rendah garam, sehingga masyarakat dapat memperoleh kalsium yang dibutuhkan tanpa memberikan dampak negatif bagi kesehatan.
Agar lebih maksimal, konsumsi keju sebaiknya juga diimbangi dengan pola makan yang seimbang. Keju dapat dinikmati sebagai camilan, pelengkap salad, sup, atau makanan pokok.
Bagi mereka yang tidak tahan laktosa, beberapa jenis keju keras juga lebih rendah laktosa, sehingga lebih ramah pencernaan.
Dengan kandungan kalsium yang cukup melimpah, keju dapat menjadi pilihan yang berguna untuk menjaga kepadatan tulang. Mengonsumsinya secara bijak dan sesuai porsi dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian tubuh.(BY)







