Padang, fajarharapan.id – Laga hidup dan mati akan tersaji di babak perempat final Piala Dunia 2026 saat Timnas Prancis berhadapan dengan Timnas Maroko. Pertandingan yang digelar di Stadion Gillette, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB itu dipastikan menjadi salah satu duel paling menyita perhatian. Bukan hanya memperebutkan tiket semifinal, tetapi juga mempertaruhkan harga diri dua tim yang sama-sama sedang berada dalam performa terbaiknya.
Prancis masih datang dengan label favorit juara. Pengalaman, kedalaman skuad, hingga kualitas pemain menjadi alasan Les Bleus lebih diunggulkan. Namun, status tersebut justru bisa menjadi beban ketika menghadapi Maroko yang tampil tanpa tekanan dan siap membuat kejutan.
Perjalanan Prancis menuju delapan besar tidak sepenuhnya mulus. Mereka harus bekerja keras untuk menaklukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0. Kylian Mbappe kembali menjadi penyelamat lewat gol penalti yang memastikan langkah juara dunia 2018 itu tetap berlanjut.
Sebaliknya, Maroko melangkah dengan penuh keyakinan setelah menggilas Kanada 3-0. Permainan disiplin yang dipadukan dengan serangan cepat membuat Singa Atlas kembali menunjukkan bahwa keberhasilan mereka dalam beberapa tahun terakhir bukanlah sebuah kebetulan.
Azzedine Ounahi menjadi sosok yang paling bersinar usai mencetak dua gol ke gawang Kanada. Sementara Soufiane Rahimi melengkapi kemenangan dengan satu gol yang semakin menegaskan ketajaman lini depan Maroko. Modal tersebut membuat wakil Afrika itu datang dengan rasa percaya diri tinggi menghadapi salah satu kekuatan terbesar Eropa.
Pertandingan nanti juga menyimpan cerita yang belum selesai. Pada semifinal Piala Dunia 2022, Maroko harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 0-2. Kekalahan itu masih membekas dan kini menjadi motivasi tambahan bagi Achraf Hakimi dan kolega untuk membalasnya di panggung yang lebih besar.
Meski diunggulkan, kubu Prancis tidak menutup mata terhadap ancaman lawannya. Asisten pelatih Guy Stephan mengingatkan bahwa Maroko merupakan tim yang sangat disiplin, memiliki organisasi permainan yang solid, serta mampu melancarkan serangan balik dengan kecepatan tinggi. Menurutnya, kualitas individu para pemain Maroko juga bisa menjadi pembeda kapan saja.
Salah satu duel yang paling dinantikan adalah pertemuan Kylian Mbappe dengan Achraf Hakimi. Dua sahabat yang biasa bermain bersama di level klub kini harus saling mengalahkan demi membawa negaranya melangkah ke semifinal. Siapa yang mampu memenangkan duel di sisi sayap diyakini akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan.
Secara historis, Prancis memang masih unggul dalam rekor pertemuan atas Maroko. Namun, Piala Dunia berkali-kali membuktikan bahwa statistik tidak selalu menentukan hasil akhir. Tim yang lebih siap secara mental dan mampu memanfaatkan setiap peluang biasanya akan keluar sebagai pemenang.
Pemenang laga ini akan menghadapi tim yang lolos dari pertandingan Spanyol melawan Belgia. Dengan tiket semifinal sebagai taruhan, tak berlebihan jika duel Prancis kontra Maroko diprediksi berlangsung panas sejak menit pertama hingga peluit panjang berbunyi.
Kini, pertanyaan besar pun mengemuka. Apakah Prancis kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia, atau justru Maroko kembali menulis kisah sensasional dengan memulangkan favorit juara? Jawabannya akan tersaji dalam 90 menit yang dipastikan penuh drama dan tensi tinggi.(*)






