Solsel  

Solok Selatan Gali Talenta Muda Lewat O2SN & FLS2N

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan secara resmi membuka pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP tahun 2025, Rabu 11 Juni 2025. (ist)

Solsel, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan secara resmi membuka pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP tahun 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati H. Yulian Efi pada Rabu (11/6/2025), bertempat di Aula Kantor Bupati Solok Selatan.

Dalam sambutannya, Wabup Yulian Efi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi ajang penting dalam pencarian dan pengembangan bakat siswa di bidang olahraga, seni, dan sastra. Ia menilai, kegiatan seperti ini sangat strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang berkualitas.

“Kegiatan ini sangat penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kreativitas siswa. Harapannya, dari ajang ini akan lahir talenta-talenta hebat yang siap berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional,” kata Yulian Efi.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan yang dilakukan sejak usia dini, agar anak-anak di Solok Selatan tumbuh menjadi generasi unggul yang kreatif dan mampu bersaing di era globalisasi yang terus berkembang pesat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan, Samsurya, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta kegiatan ini merupakan hasil seleksi dari tingkat kecamatan dan satuan pendidikan. Mereka adalah siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah dasar dan menengah pertama.

Untuk tingkat SD/MI, terdapat 22 atlet yang berpartisipasi dalam O2SN dari dua cabang olahraga, serta 47 peserta FLS2N yang mengikuti tujuh cabang lomba seni. Sedangkan di tingkat SMP/MTs, tercatat 27 atlet O2SN dari dua cabang olahraga dan 173 peserta FLS2N yang mengikuti delapan cabang seni dan sastra.

“Event ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan ekspresi seni dan sastra serta membina atlet-atlet muda berprestasi sejak usia sekolah,” ungkap Samsurya.

Cabang lomba yang dipertandingkan dalam ajang ini meliputi O2SN untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs, yakni Pencak Silat dan Karate (putra/putri). Sementara untuk FLS2N, meliputi cabang Ekspresi, Menyanyi Solo, Kriya, Mendongeng, Menulis Cerita, Pantomim, dan Tari. (sdw)