Kota Pariaman – Menjelang wisuda ke-7 Perwira Pelayaran Niaga Program Diploma III (ANT/ATT III) Tahun 2025, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat menggelar aksi nyata penyelamatan lingkungan dengan menyerahkan 10.000 bibit mangrove dan 10.000 bibit cemara laut kepada dua wilayah pesisir. Yakni Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Wali Kota Pariaman Yota Balad, dan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bertempat di Kampus Poltekpel Sumbar, Katapiang, pada Kamis 15 Mei 2025.
Bibit diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut Kemenhub RI, Budi Rahardjo, sebagai bagian dari komitmen Poltekpel terhadap pembangunan lingkungan berkelanjutan melalui program Humanis Smart Sustainable Eco-friendly Campus (HSSEC).
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy, menyebutkan penanaman mangrove dan cemara laut adalah langkah strategis menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus mitigasi perubahan iklim. “Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi soal masa depan. Mari mulai dari diri sendiri untuk menjaga bumi,” tegasnya.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengapresiasi langkah Poltekpel yang dinilainya sebagai wujud sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.
“Melalui HSSEC, kita membentuk pelaut masa depan yang tak hanya tangguh di laut, tapi juga peduli lingkungan,” ujarnya.
Senada, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan bahwa aksi ini harus menjadi gerakan kolektif berkelanjutan.
“Ini bukan simbolis semata. Kami siap dukung penuh untuk aksi-aksi hijau demi masa depan daerah pesisir yang lestari,” ucapnya.
Aksi tanam 20 ribu pohon ini menjadi bukti bahwa pendidikan maritim tak sekadar mencetak perwira andal, tapi juga pionir dalam pelestarian lingkungan.(mak)







