Pulpis  

Dandim Pamungkas Turun Sawah Demi Swasembada Pangan Pulang Pisau

Pulang Pisau, fajarharapan.id – Komandan Kodim (Dandim) 1011/Kuala Kapuas, Letkol Inf Pamungkas Army Saputro, S.Sos., S.Li., M.Sc., turun ke sawah mengikuti gerakan tanam padi bersama di Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Langkah ini bukan sekadar simbolis. Kehadiran Dandim di tengah para petani membawa pesan kuat TNI tidak hanya menjadi garda terdepan dalam pertahanan, tapi juga penggerak pembangunan, khususnya di sektor pangan.

Gerakan tanam padi bersama ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program nasional swasembada pangan dan perluasan lahan pertanian di wilayah Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan itu, Letkol Inf Pamungkas menegaskan pentingnya peningkatan produksi pangan sebagai pilar utama ketahanan nasional.

“Melalui perluasan areal tanam padi, kita ingin para petani mampu meningkatkan produktivitas, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional,” tegas Dandim, Selasa 6 Mei 2025.

Dengan mengenakan seragam lapangan lengkap dan kaki terendam lumpur sawah, Letkol Inf Pamungkas bekerja bersama petani lokal, menunjukkan empati dan komitmen nyata. Ia tak segan memberikan semangat kepada para petani agar terus mengoptimalkan lahan dan berinovasi dalam bercocok tanam.

Keikutsertaan Dandim ini pun menjadi pemicu semangat bagi masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau, staf ahli Bupati, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalteng, Kasatpol PP, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau, Camat Maliku, serta para anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tahai Baru.

“Sinergi antara pemerintah, TNI, dan petani adalah kekuatan utama dalam menciptakan kemandirian pangan. Inilah bentuk nyata kolaborasi untuk masa depan yang lebih sejahtera,” ujar salah satu petani yang ikut serta.

Dengan momentum ini, masyarakat berharap agar kegiatan seperti ini terus berlanjut dan tidak berhenti sebagai seremoni semata. Pulang Pisau kini sedang melangkah menuju transformasi besar dalam sektor pertanian – dan semua berawal dari aksi nyata di pematang sawah. (FJR)