Pulang Pisau, fajarharapan.id – Suasana Jumat sore (25/4/2025) di Mapolres Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) terasa berbeda dari biasanya. Kali ini, Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi wartawan media online fajarharapan.id, Fajar Riadi. Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres itu berjalan dalam suasana akrab, penuh senyum, dan hangat layaknya obrolan antar dua sahabat lama.
Bukan sekadar kunjungan formal biasa, pertemuan ini menjadi ajang untuk mempererat jalinan komunikasi dan sinergi antara kepolisian dan media, yang selama ini sudah terjalin cukup baik. Dalam suasana santai namun penuh makna Kapolres berbagi pandangan tentang pentingnya peran media dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, terutama dalam hal menyampaikan informasi yang jernih dan faktual kepada masyarakat.
“Media itu bukan sekadar mitra kerja, tapi sudah seperti bagian dari keluarga besar kami,” ujar AKBP Iqbal yang sangat akrab semua wartawan sambil menyeruput kopi hitam yang disuguhkan hangat. “Media punya peran vital dalam menjaga suasana tetap kondusif, apalagi di era digital saat informasi bisa menyebar dalam hitungan detik,” tambah Kapolres.
Kapolres menegaskan, hubungan yang harmonis antara insan pers dan institusi kepolisian merupakan sebuah kekuatan yang besar. Ketika keduanya bisa saling memahami dan bekerja sama, maka berbagai tantangan komunikasi dan informasi di masyarakat dapat diatasi dengan lebih baik.
“Selama ini sinergitas antara kami di Polres Pulang Pisau dengan teman-teman wartawan berjalan dengan baik. Nah, inilah yang perlu terus kita jaga, rawat, dan tingkatkan. Tidak hanya sebatas hubungan kerja, tapi juga kebersamaan sebagai bagian dari masyarakat yang punya tanggung jawab bersama,” tuturnya kepada media fajarharapan.id yang telah terverifikasi administrasi dan faktual di Dewan Pers ini.
AKBP Iqbal juga menambahkan pentingnya koordinasi dalam setiap pemberitaan yang menyangkut tugas-tugas kepolisian. Dia menyarankan agar setiap media bisa menghubungi bagian Humas Polres Pulang Pisau terlebih dahulu jika ada hal-hal yang perlu diklarifikasi, sehingga informasi yang disampaikan benar-benar tepat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Kami sangat terbuka, silakan dikonfirmasi kapan pun. Tujuannya tentu supaya berita yang disajikan ke publik benar-benar akurat dan tidak menimbulkan keresahan. Kita ingin informasi yang sehat dan membangun, bukan yang provokatif atau menyesatkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Fajar Riadi dari fajarharapan.id mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Kapolres. Ia mengaku sangat mengapresiasi keterbukaan dan keramahan AKBP Iqbal dalam menerima kunjungan tersebut.
“Jarang-jarang bisa ngobrol santai langsung dengan pimpinan kepolisian seperti ini. Bukan hanya menyenangkan, tapi juga mencerahkan,” ujar Fajar. Ia menambahkan bahwa jalinan komunikasi yang baik seperti ini sangat penting bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
Fajar juga berharap hubungan antara media dan kepolisian tidak hanya sebatas formalitas. Kolaborasi yang jujur dan terbuka adalah fondasi utama dalam menciptakan pemberitaan yang berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Dengan komunikasi yang terbuka, kami para wartawan juga bisa lebih mudah memahami konteks dari suatu peristiwa. Itu sangat membantu dalam menyusun berita yang tidak hanya cepat, tapi juga akurat dan objektif,” katanya.
Silaturahmi yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu ditutup dengan saling bertukar cerita ringan dan canda tawa. Kapolres bahkan sempat mengajak untuk foto bersama, sebagai bentuk simbol persahabatan dan kebersamaan antara media dan institusi Polri.
Pertemuan sederhana itu memang hanya berlangsung singkat, tapi meninggalkan kesan yang dalam. Bagi Kapolres Pulang Pisau maupun bagi wartawan fajarharapan.id, kunjungan santai seperti ini adalah pengingat bahwa di balik profesi yang berbeda, namun punya misi yang sama—memberikan informasi yang baik demi masyarakat yang lebih cerdas dan damai.
Semoga silaturahmi ini menjadi awal dari banyak pertemuan lainnya yang lebih terbuka, lebih santai, namun tetap sarat makna. Karena, di balik setiap berita yang dibaca, ada kerja keras, komunikasi, dan kepercayaan yang terus dibangun. Terima kasih Kumandan atas waktu, sehingga ke depan wartawan tidak ada lagi ada jarak dengan aparat kepolisian.(Fajar Riadi)







